Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Atasi Kawasan Kumuh, Pemkab Tangerang Gandeng Sejumlah Universitas

Pemerintah Kabupaten Tangerang jalin kerjasama dengan beberapa Universitas Tinggi seperti UPH, TRISAKTI, dan ITI dalam hal penanganan kawasan padat kumuh perkotaan. Kamis, (23/6/16)
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 23 Juni 2016  |  20:57 WIB
Mou Universitas dan Pemkab Tangerang - dokumentasi
Mou Universitas dan Pemkab Tangerang - dokumentasi

Bisnis.com, TANGERANG- Pemerintah Kabupaten Tangerang jalin kerjasama dengan beberapa Universitas Tinggi seperti UPH, TRISAKTI, dan ITI dalam hal penanganan kawasan padat kumuh perkotaan. Kamis, (23/6/16)

 

Kerjasama Pemerintahan Kabupaten Tangerang tersebut dituangkan dalam Penandatanganan MOU Program Penanganan Kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Cisadane dengan bebarapa Universitas yang diselenggarakan di ruang rapat Wareng Gedung Setda Kabupaten Tangerang.

 

Kepala Bappeda Heri Heriyanto menyampaikan laporannya penanganan naskah MOU antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan di inisiasi oleh Bappeda mengenai kemitraan penataan kawasan perumahan dan pemukiman. Dengan diketahui bersama kawasan padat kumuh dan miskin menjadi perhatian khusus, oleh karenanya Pemerintah Kabupaten Tangerang secara responsive melalui 25 program unggulan yang tertuang di RPJMD Kabupaten Tangerang, dan telah meningkatkan bahwa penanganan persoalan tersebut menjadi prioritas yang harus di upayakan. Yaitu dengan menerapkan program-program dan strategi yang mendukung dari SKPD-SKPD yang ada serta memperdayakan dan melibatkan stakeholder.

 

Dalam kontek tersebut pemerintah Kabupaten Tangerang melakukan kerjasama atau kemitraan dengan perguruan tinggi yang dalam telaahan memiliki pengalaman dan keahlian baik teknis maupun sumber daya manusia dalam penanganan masalah-masalah perumahan, pemukiman dan terutama kawasan-kawasan perkotaan.

 

"Diharapkan segala hal yang terkait dan kebijakan maupun teknis penyelenggaraan sistem perumahan dan pemukiman dapat kita diskusikan bersama, serta kita dapat ambil manfaatnya dari pengalaman dan keahlian perguruan tinggi masing-masing," ucap Heri.

 

Heri Heriyanto menambahkan bahwa secara teknis diskusi-diskusi interaktif maupun survey-survey lapangan terkait permasalahan pemukiman ini telah beberapa kali dilakukan yang melibatkan kedua pihak meskipun secara legal formal naskah kerjasamanya baru ditandatangani. Dengan ditandatanganinya MOU ini diharapkan bisa lebih fokus lagi dalam mendiskusi dan bekerja serta sebagai langkah awal lokasi yang menjadi prioritas kerjasama teknis yaitu kawasan perumahan dan pemukiman padat kumuh dan miskin yang berlokasi Lengkong kiyai, Pakulonan barat, Cibogo dan cihuni.

 

Dalam sambutannya Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan,  Sebagaimana diketahui bersama,  bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang telah terpilih sebagai Kota Pilot Penanganan Kumuh maupun Program NUDP(National Unban Development Project) yang pada akhir tahun 2014 yang lalu Bupati Tangerang beserta beberapa Kepala Daerah lain seperti Surabaya,  Pekalongan,  Semarang,  dan Palembang diundang secara khusus oleh Menteri BAPPENAS untuk mempresentasikan keberhasilan dalam hal penanganan kekumuhan di Daerah masing-masing.

 

"atas nama Pemerintah Daerah saya ingin mengucapkan terima kasih serta memberikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang turut serta bersama-sama Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam hal pengentasan masalah perumahan dan permukiman kumuh," terang Zaki.

 

Zaki menambahkan, Semoga dengan adanya kerjasama ini,  akan lebih meningkatkan lagi kualitas pembangunan yang kita lakukan dan dimasa yang akan datang sasaran pembangunan dibidang perumahan dan permukiman akan dapat kita capai dengan adanya program-program yang memang menyentuh kepada kebutuhan yang paling mendasar bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bupati tangerang
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top