Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Keturunan Tionghoa di Tangerang Jangan Ragu Urus Dokumen Kependudukan

Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI) bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tangerang, Kamis (30/6/2016) melakukan sosialisasi, dan sekaligus pengurusan akta kelahiran bagi warga Tionghoa di Kabupaten Tangerang khususnya yang kurang mampu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 Juni 2016  |  15:03 WIB
Petugas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) melakukan pencetakan KTP Elektronik (E-KTP) di kantor Dukcapil Kota Tangsel, Serpong, Tangerang Selatan, Banten - Antara
Petugas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) melakukan pencetakan KTP Elektronik (E-KTP) di kantor Dukcapil Kota Tangsel, Serpong, Tangerang Selatan, Banten - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI) bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tangerang, Kamis (30/6/2016) melakukan sosialisasi, dan sekaligus pengurusan akta kelahiran bagi warga Tionghoa di Kabupaten Tangerang khususnya yang kurang mampu.
 
KH Saifullah Ma’shum, Ketua IKI, dalam acara tersebut mengemukakan "akta kelahiran merupakan dokumen yang sangat penting bagi setiap warga Negara Indonesia, karena merupakan sumber identitas diri dan status kewarganegaraan seseorang, sehingga setiap orang berhak atas akta kelahiran." 

Dari data pemohon yang telah dikumpulkan Relawan IKI, yang kemudian diproses oleh pihak Dukcapil, pada Kamis (26/6/2016) dibagikan sebanyak 579 akta kelahiran dari total 4.479 akta yang telah diterbitkan sebelumnya.
 
Siti Masrifa, anggota DPR yang hadir dalam acara tersebut mengemukakan, “spirit reformasi birokrasi adalah menuju pelayanan yang profesional, cepat, efisien, dan tanpa diskriminasi. Oleh karena itu, pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil harus mencerminkan hal tersebut”.
 
“Warga Tionghoa tidak perlu ragu-ragu lagi, segera urus sendiri dokumen kependudukannya, seperti KTP, KK, dan akta kelahiran, karena ketiga dokumen itu akan menjamin hak Anda sebagai warga Negara Indonesia”, lanjutnya.
 
Selain membantu pengurusan akta kelahiran bagi warga kurang mampu, IKI juga secara khusus mendampingi dan membantu pengurusan akta kelahiran bagi anak-anak yatim piatu di berbagai panti asuhan.

Salah seorang relawan IKI , Aurelia Kusuma mengatakan bahwa, “sejak dulu anak-anak yatim piatu ini menghadapi kendala dalam mengurus akta kelahiran, yaitu harus melampirkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dari Kepolisian.

Namun, dengan dorongan dan upaya IKI, akhirnya persyaratan BAP dapat digantikan dengan Surat Pernyataan Tanggung Jawa Mutlak (SPTJM).

Hal inilah yang membuka jalan, sehingga sekarang anak-anak yatim piatu bisa memiliki akta kelahiran”.
 
KH Saifullah Ma’shum menyebutkan bahwa sampai saat ini IKI telah membantu penerbitkan 197.211 akta kelahiran di berbagai daerah di Indonesia, termasuk anak-anak yatim piatu.
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tionghoa

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top