Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ahok Setuju Hapus Sanksi Administrasi Pajak Kendaraan Bermotor

Gubernur DKI Jakarta Basuki Thajaha Purnama mengaku telah menyetujui kebijakan penghapusan administrasi pada pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB).
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 13 Juli 2016  |  08:19 WIB
Ilustrasi pajak kendaraan - Beritajakarta.com
Ilustrasi pajak kendaraan - Beritajakarta.com

Bisnis.com, JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta Basuki Thajaha Purnama mengaku telah menyetujui kebijakan penghapusan administrasi pada pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB).

"Saya sudah tanda tangan, kayak pemutihan begitu. Kayaknya sudah ada, termasuk PBB juga," kata Kepala Daerah yang kerap disapa Ahok di Balai Kota, Selasa (12/7/2016).

Ahok mengatakan bahwa kebijakan tersebut dilakukan lantaran masih masih banyak masyarakat yang menunggak pembayaran pajak.

"Ini supaya mereka dapat membayar dengan cepat saja, ini mirip tax amnesty saja," lanjut Ahok.

Penetapan kebijakan tersebut sudah berlaku pada 2 Juli-2 Agustus 2016. Pihaknya berharap dengan ada penghapusan tersebut untuk membayar pajak dalam waktu yang singkat.

"Kalau ditambah denda-denda kan jadi engga bisa bayar. Utang kan? Kalau kamu mau bayar mesti lunasin utang yang lama enggak sanggup juga," lanjutnya.

Lebih lanjut, penghapusan saksi administrasi ini sudah sesuai dengan sistem PKB dan BBNKB, apabila sudah melewati batas waktu maka
sanksi administrasi sesuai dengan ketentuan peraturan perpajakan daerah.
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

denda
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top