Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ILLEGAL FISHING: Berkas Lengkap, Kasus Kapal Silver Sea II Siap ke Meja Hijau

Kementerian Kelautan dan Perikanan memastikan kapal KM Silver Sea II asal Thailand akan dilimpahkan ke pengadilan dalam waktu dekat ini.
Miftahul Khoer
Miftahul Khoer - Bisnis.com 20 Oktober 2016  |  19:53 WIB
Penenggelaman kapal pelaku illegal fishing di wilayah Laut Natuna, Kepulauan Anambar (28/12/2014). - Antara/Joko Sulistyo
Penenggelaman kapal pelaku illegal fishing di wilayah Laut Natuna, Kepulauan Anambar (28/12/2014). - Antara/Joko Sulistyo

Bisnis.com, DEPOK - Kementerian Kelautan dan Perikanan memastikan kapal KM Silver Sea II asal Thailand akan dilimpahkan ke pengadilan dalam waktu dekat ini.

"Kami sudah adakan rapat, karena ini sudah lama sekali, tinggal dilimpahkan," ujar Yunus Husein, Staf Khusus Satgas Anti Ilegal Unreported and Unregulated (IUU) Fishing Kementerian Kelautan dan Perikanan seusai hadir dalam seminar Penegakan Hukum pada Penangkapan Ikan Ilegal oleh Kapal Asing di Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia, di Universitas Indonesia, Kamis (20/10/2016) petang.

Menurutnya, kasus penangkapan kapal tersebut sudah P21 atau lengkap. Kapal tersebut diduga mencuri ikan dengan modus transhipment di luar teroteri Indonesia. Namun, karena otoritas mengetahui illegal fishing tersebut kemudian dikejar dan ditangkap.

Dia menjelaskan hasil ikan yang ditangkap Silver Sea telah dilelang. Saat ini kapalnya masih ada di wilayah hukum Aceh. Seperti diketahui, Silver Sea II ditangkap pada Agustus 2015 lalu. Namun hingga saat ini belum juga diproses di persidangan.

Kuasa Hukum Yotin Kuarabiab, pemilik kapal Silver Sea II, yakni Yusril Ihza Mahendra seperti dikutip dalam cuitannya di Twitter mendesak agar pemerintah segera melimpahkan kasus tersebut ke persidangan. "Buktikan dulu ada illegal fishing di pengadilan. Kenapa sampai sekarang kasusnya tidak juga diadili? Adili saja!" cuitnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kapal
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top