Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kemudahan Investasi: Ease of Doing Business Indonesia Naik Peringkat. Ini Peran BPTSP DKI

Indonesia berhasil menaikkan peringkat Indeks Kemudahan Berbisnis (Ease of Doing Business - EODB) dari sebelumnya peringkat ke-106 dari 189 negara pada tahun 2016, menjadi peringkat ke-91 pada tahun 2017.n
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 30 Oktober 2016  |  22:45 WIB
Ilustrasi: BPTSP DKI - jakarta.go.id
Ilustrasi: BPTSP DKI - jakarta.go.id

Bisnis.com, JAKARTA--Indonesia berhasil menaikkan peringkat Indeks Kemudahan Berbisnis (Ease of Doing Business - EODB) dari sebelumnya peringkat ke-106 dari 189 negara pada tahun 2016, menjadi peringkat ke-91 pada tahun 2017. 

Indeks EODB merupakan salah satu tolak ukur daya saing negara yang dinilai oleh lembaga World Bank terhadap 10 indikator peraturan yang berpengaruh untuk memulai bisnis. 

Selain peningkatan peringkat, Indonesia memiliki perbandingan tren peningkatan poin Distance to Frontier (DTF) dalam skala 0-100 terhadap indikator Starting a Business. 

Kepala Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) DKI Edy Junaedi mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkontribusi meningkatkan DTF menjadi 77,50, yang berarti naik 7,60 poin dari tahun sebelumnya. 

"Hal ini merupakan pencapaian yang perlu diapresiasi mengingat data menunjukkan China hanya mampu memperbaiki tren peningkatan DTF sebesar3,56 poin, Thailand mengalami tren peningkatan DTF sebesar 1,98 poin. Bahkan Malaysia mengalami tren penurunan DTF sebesar 5,64 poin," jelasnya. 

Bukan itu saja, BPTSP DKI juga turut berkontribusi dalam perbaikan indikator Mendirikan Usaha yang naik siginifikan 16 peringkat.
 
"Bobot penilaian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta 78%. Sebagai perbandingan, Pemerintah Kota Surabaya bobot penilaian 22%, dihitung berdasarkan jumlah populasi," katanya.

Sebagai informasi, realisasi investasi berdasarkan penerbitan izin usaha di Provinsi DKI Jakarta mulai awal tahun hingga September 2016 telah mencapai Rp39, 89 triliun. Capaian tersebut mengalami peningkatan sekitar Rp3 triliun dibandingkan periode sama tahun lalu yang hanya mencapai Rp36,87 triliun.
 
Nilai investasi sebesar Rp39,89 triliun itu terbagi dalam bentuk penanaman modal asing (PMA) Rp32,9 triliun dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) Rp6,9 triliun.

EODB dihitung per Juni setiap tahunnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top