Jelang Puasa, Pasar Tasik Tanah Abang Semakin Ramai

Suasana belanja menyambut datangnya bulan puasa Ramadan pada sekitar akhir Mei 2017 terlihat di Pasar Tasik di kawasan Tanah Abang Jakarta Pusat pada hari ini, Senin (24/4/2017).
Nurudin Abdullah
Nurudin Abdullah - Bisnis.com 24 April 2017  |  19:08 WIB
Jelang Puasa, Pasar Tasik Tanah Abang Semakin Ramai
Pedagang produk fasion di Tanah Abang, Jakarta. Ilustrasi - google.com

Bisnis.com, JAKARTA - Suasana belanja menyambut datangnya bulan puasa Ramadan pada akhir Mei 2017 terlihat di Pasar Tasik di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat pada hari ini, Senin (24/4/2017).

Berbagai produk fashion dari daerah Tasikmalaya, Jawa Barat, seperti gamis, busana muslim, dan mukena, tersedia di Pasar Tasik , Tanah Abang yang buka hanya setiap Senin dan Kamis pagi, setelah subuh hingga pukul 11.30 WIB.

Khotimah, pengunjung Pasar Tasik, mengatakan naik kereta Commuter Line dari Serpong, Tangerang Selatan turun di stasiun Tanah Abang langsung ke Pasar Tasik yang ada di dekat stasiun untuk belanja produk fasion yang harganya kompetitif.

“Saya datang dari Serpong jam 07.30 WIB, pengunjungnya lebih banyak dari biasanya karena menjelang Puasa, saya langsung belanja mukena dan busana muslim untuk dijual lagi saat puasa Ramadan nanti, biar mendapat selisih harga yang lebih besar,” katanya, Senin (24/4/2017).

Menurutnya, sebagian besar pedagang Pasar Tasik merupakan “tangan pertama” atau “tangan kedua” dari produsennya di Kabupaten Tasikmalaya sehingga harganya bisa mencapai 50% lebih murah dari yang pasar Jakarta dan sekitarnya.

Seperti mukena, lanjutnya, yang bisanya dijual Rp150.000 per lembar itu bisa dibeli di Pasar Tasik hanya Rp90.000-Rp100.000 dan juga banyak baju atasan wanita yang harganya Rp40.000 atau Rp100.000 per 3 lembar.

“Tetapi, belinya harus losinan atau kodian. Beli satuan juga boleh, harganya sedikit lebih mahal, dan tetap masih lebih murah dari yang dijual di pasar Jakarta maupun daerah sekitar,” ujarnya.    

Dia menjelaskan sekarang ini jumlah pedagang Pasar Tasik di dekat stasiun tidak sebanyak tiga tahun yang lalu, karena oleh Pemerintah Kota Jakarta Pusat dibagi ke beberapa lokasi, seperti di area parkir Rusun Kebon Kacang dan Thamrin City.

Sementara itu Sutarya, pedagang mukena dan busana muslim di Pasar Tasik, mengatakan Pasar Tasik itu istilah yang diberikan kepada ratusan pedagang dan home industri dari Tasikmalaya yang berjualan pada setiap Senin dan Kamis pagi.

“Mereka sebenarnya para pemasok ke pedagang di pasar Tanah Abang, yang diberi kesempatan untuk menjual langsung kepada konsumen pada setiap Senin dan Kamis pagi, sejak setelah Subuh sampai sebelum pasar buka,” ujarnya.

Dia mengatakan para pedagang Pasar Tasik itu datang malam hari, sekitar pukul 03.00 WIB sudah mempersiapkan lapak atau mobilnya untuk berjualan mulai setelah Subuh hingga pukul 11.30 WIB sebelum pasar buka.

Tetapi, lanjutnya, ada juga pedagang yang berjualan hingga pukul 11.30 WIB yaitu yang berlokasi di area parkir Rusun Kebun Kacang, Jl Mas Mansyur Jakarta Pusat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jakarta, tanah abang

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top