Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

RAPBD 2018 : Program Ahok-Djarot yang Dilanjutkan Anies-Sandi

Sekretaris Daerah DKI Saefullah menuturkan rapat antara Pemprov DKI dengan Tim Sinkronisasi Gubernur terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Uno membicarakan APBD 2018 dan RPJMD selama lima tahun.
Miftahul Khoer
Miftahul Khoer - Bisnis.com 22 Mei 2017  |  14:11 WIB
Para simpatisan mengikuti aksi simpatik warga mendukung Gubernur (nonaktif) DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (10/5). - Antara/Sigid Kurniawan
Para simpatisan mengikuti aksi simpatik warga mendukung Gubernur (nonaktif) DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (10/5). - Antara/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA -- Sekretaris Daerah DKI Saefullah menuturkan rapat antara Pemprov DKI dengan Tim Sinkronisasi Gubernur terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Uno membicarakan APBD 2018 dan RPJMD selama lima tahun.

"Sudah saya sampaikan ke Pak Plt Gubernur bahwa rapat akan berlangsung hingga Rabu (24/5/2017)," paparnya di Balai Kota, Senin (22/5/2017).

Dalam APBD 2018 anggaran yang akan dipersiapkan sepenuhnya adalah untuk program-program Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno.

Adapun, rapat Tim Sinkronisasi dengan Pemprov DKI tersebut diharapkan bisa menghasilkan rancangan kerja pembangunan daerah (RKPD) seiring tim Anies-Sandi menargetkan pembentukan Tim Sinkronisasi mampu menerjemahkan program-programnya selama masa kampanye dulu.

‎Menurut Sekda, program-program Anies-Sandi bisa dimasukkan dalam RAPBD 2018. Dari sejumlah program tersebut, terdapat program yang serupa dengan program masa pemerintahan Basuki-Djarot.

Dia memberi contoh, pada era Basuki-Djarot terdapat program pembangunan hunian berupa rumah susun dan rumah susun sewa hingga program bedah rumah yang menggandeng pihak swasta untuk memberikan CSR kepada Pemprov DKI.

Selain itu, untuk program sosial, Basuki-Djarot juga telah menerapkan Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang masih seirama dengan program usungan Anies-Sandi yakni KJP Plus.

"Hanya nanti kita sinkronkan apa saja plusnya, apakah bertambah kepesertaannya, keterjangkauannya atau usianya," paparnya.

Adapun, kata dia, beberapa program strategis yang digagas sejak erah Basuki-Djarot akan tetap dilanjutkan pada era Anies-Sandi seperti proyek mass rapid transi (MRT), light rail transit (LRT) dan lainnya.

"Kalau MRT sama LRT itu program strategis nasional yang menjadi jawaban persoalan transportasi di Jakarta," paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pilkada DKI 2017
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top