Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Fokus di Jakarta, Bank DKI Tutup Kantor di Luar Jawa

PT Bank DKI menutup kantor layanannya di luar pulau Jawa, yaitu di Medan, Balikpapan, Pekanbaru, Palembang dan Makassar.
Abdul Rahman
Abdul Rahman - Bisnis.com 28 Juli 2017  |  07:09 WIB
Aktivitas di salah satu cabang Bank DKI - Bisnis.com
Aktivitas di salah satu cabang Bank DKI - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Bank DKI menutup kantor layanannya di luar pulau Jawa, yaitu di Medan, Balikpapan, Pekanbaru, Palembang dan Makassar.

Corporate Secretary Bank DKI, Zulfarshah menjelaskan, penutupan kantor tersebut merupakan implementasi visi dari Bank DKI yang ingin pada bisnis di pulau Jawa.

"Kami ingin fokus pada pembangunan DKI Jakarta, " katanya dalam siaran pers, Kamis (27/7/2017).

Penutupan kantor tersebut telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan dimulai pada 14 Agustus mendatang. Penutupan kantor di luar Jawa telah diajukan dalam corporate plan dan rencana bisnis bank dan juga telah disetujui oleh pemegang saham pengendali.

“Penutupan kantor cabang Bank DKI di luar Jawa telah melalui evaluasi dan perencanaan yang matang, " imbuhnya.

Terkait dana nasabah, Bank DKI telah melakukan komunikasi dan pemberian informasi kepada nasabah-nasabah.

Untuk nasabah dana pihak ketiga disarankan agar menutup seluruh rekening giro, deposito serta tabungan yang ada. Jika nasabah tak ingin melakukan penutupan rekening tetap bisa melakukan penarikan melalui jaringan ATM Bersama atau ATM jaringan Prima.

Sedangkan, bagi nasabah DPK yang terkait dengan kredit masih tetap berjalan meski cabang telah ditutup. Nasabah juga bisa mengajukan permohonan pindah ke bank lain. Segala proses ini sepenuhnya akan dibantu Bank DKI tanpa dikenai biaya.

Sementara, untuk nasabah kredit pihak bank menyarankan untuk melakukan pelunasan atau dilakukan take over melalui bank lain. Jika tidak, nasabah masih bisa melakukan penyetoran angsuran kredit ke rekening tabungan masing-masing.

Khusus bagi nasabah kredit kategori kurang lancar, diragukan atau macet, akan dilakukan restrukturisasi kredit, pelunasan dipercepat dengan diskon bunga dan denda ataupun eksekusi lelang agunan jika memang terpaksa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank dki
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top