31 Tower Rusunawa Dibangun di Cengkareng & Klender

Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Perum Perumnas akan membangun 11.000 unit rumah susun sewa (rusunawa) di Cengkareng dan Klender.
Miftahul Khoer | 08 September 2017 20:35 WIB
Rumah susun di Jakarta - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Perum Perumnas akan membangun 11.000 unit rumah susun sewa (rusunawa) di Cengkareng dan Klender.

Direktur Utama Perum Perumnas Bambang Triwibowo mengatakan pihaknya tengah mematangkan detail engineering design untuk kedua proyek tersebut.

"‎Total rusun yang akan kami bangun di Klender dan Cengkareng mencapai 31 tower terdiri dari enam tower di Cengkareng dan 25 tower di Klender dengan anggaran lebih dari Rp1 triliun," ujarnya di Balai Kota DKI pada Jumat (8/9/2017).

Menurut Bambang, pembangunan rusunawa di Jakarta diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Oleh karena itu, seleksi ketat akan dilakukan agar peruntukan rusunawa tepat sasaran.

Selain pembangunan rusunawa di Klender dan Cengkareng, BUMN itu juga tengah mengembangkan rusun di kawasan terintegrasi terpadu atau transit oriented development (TOD).

Direktur Korporasi dan Pengembangan Bisnis Perum Perumnas Galih Prahananto menuturkan ada beberapa lokasi TOD yang akan dibangun rumah susun milik antara lain di Rawa Buntu, Pesing, dan Pondok Cina Kota Depok.

Dia memaparkan proyek TOD yang tengah dikerjakan peletakan batu pertamanya berlokasi di Stasiun Tanjung Barat dengan total tiga tower untuk 1.232 unit di atas lahan seluas 1,5 hektare.

Adapun, groundbreaking ‎yang akan segera dikerjakan pada akhir bulan ini berlokasi di TOD Stasiun Pondok Cina Kota Depok. "Perizinannya sudah selesai semua. Tinggal peletakan batu pertama," ucap Galih.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan Pemprov tengah mematangkan rencana pengembangan rusun di atas terminal untuk memudahkan mobilitas warga.

Selama ini, kata dia, pihaknya telah membangun rusun di atas pasar-pasar untuk memudahkan pergerakan ekonomi di area Pasar Rumput dan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

"Pokoknya kita akan banyak bangun rumah vertikal. Bukan rumah tapak. Akan banyak pembangunan rusun di Jakarta," paparnya.

Tag : rusunawa
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top