Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DKI Masih Kaji Kewajiban Kepemilikan Garasi Mobil

Menanggapi sejumlah informasi terkait penderekkan kendaraan yang diparkir di pinggir jalan di kawasan pemukiman, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta menegaskan penertiban hanya dilakukan jika ada laporan warga melalui aplikasi pengaduan masyarakat.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 11 Oktober 2017  |  21:30 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Menanggapi sejumlah informasi terkait penderekkan kendaraan yang diparkir di pinggir jalan di kawasan pemukiman, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta menegaskan penertiban hanya dilakukan jika ada laporan warga melalui aplikasi pengaduan masyarakat.

Sigit Wijatmoko, Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, mengatakan Dishub berperan sebagai pendamping Lurah dan Camat yang menerima pengaduan dari masyarakat sekaligus melakukan pengecekan.

"Rekaman video kemarin yang sempat menjadi viral itu merupakan bagian dari proses sosialisasi dan juga bentuk sinegritas dengan kelurahan karena terdapat beberapa pengaduan dari masyarakat," katanya saat dihubungi Bisnis, Rabu (11/10/2017).

Penertiban tersebut dilakukan dalam rangka sosialisasi Peraturan Daerah No. 5 tahun 2014 tentang Transportasi khususnya kewajiban memiliki garasi bagi setiap pemohon Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor yang baru.

"Apa yang kita lakukan, penertiban di pemukiman, itu untuk melihat sejauh mana kesiapan masyarakat jika perda ini diterapkan. Dari evaluasi kami belum sepenuhnya masyarakat siap menerapkannya," ujarnya.

Giat penertiban di kawasan pemukiman dianggap Sigit sebagai bentuk sosialisasi untuk mengevaluasi kesiapan dan sebagai bahan pertimbangan untuk merumuskan kebijakan yang akan datang.

Menurut Sigit, sebelum penerapan perda tersebut akan dilakukan beberapa tahap penyesuaian apakah persyaratan ini hanya dikenakan bagi kendaraan baru bukan yang perpanjangan.

Dia menambahkan ke depannya konsentrasi utama penertiban parkir hanya di kawasan jalanan umum yang sudah dilalui oleh angkutan umum dan dilengkapi dengan rambu larangan parkir.

"Perumahan akan kita terapkan metode lain. Lebih kepada sosialisasi, himbauan dan tindakan lain. Tidak lagi penderekan," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pemprov DKI garasi
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top