‘SMS Bunda’ Khusus untuk Ibu Hamil di Kota Bogor

Pemerintah Kota Bogor Jawa Barat meluncurkan layanan berbasis pesan singkat bernama "SMS Bunda" yang member informasi kesehatan bagi ibu hamil.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 06 November 2017  |  18:30 WIB
‘SMS Bunda’ Khusus untuk Ibu Hamil di Kota Bogor
Ibu hamil - Antara

Bisnis.com, BOGOR - Pemerintah Kota Bogor Jawa Barat meluncurkan layanan berbasis pesan singkat bernama "SMS Bunda" yang member informasi kesehatan bagi ibu hamil.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dalam peluncuran "SMS Bunda" di gedung BKPP Kota Bogor, Senin (6/11/2017), menyebut program layanan tersebut bertujuan untuk menekan kasus kematian ibu dan bayi.

"Indeks pembangunan manusia ada tiga, salah satunya menekan angka kematian ibu dan bayi. Jika sukses melakukan ini, begitu juga dengan pembangunan," kata Bima.

Dikatakan, agar angka kematian ibu dan bayi dapat ditekan tidak cukup dengan peralatan kesehatan yang lengkap, tenaga medis yang profesional, tapi juga perlu adanya kesadaran dari ibu itu sendiri.

Berbagi pengalaman sebagai orang tua dari dua anak, belajar banyak selama proses kehamilan istrinya, hal apa saja yang diperlukan selama perkembangan kehamilan.

"Ibu hamil juga jangan sampai terlalu tua, dan jangan pula terlalu muda, atau terlalu dekat jarak kehamilannya," kata Bima.

Bima menyebut Pemerintah Kota Bogor sudah memiliki sistem untuk menekan angka kematian ibu dan bayi baik di tingkat posyandu, Dasa Wisma, dan tiap-tiap kecamatan.

"Hari ini diluncurkan program yang bisa memberikan manfaat. SMS Bunda bisa menjawab terkait persoalan masa kehamilan dan melahirkan," ujar Bima.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Rubaeah menyebut angka kematian ibu dan bayi di Kota Bogor tahun 2016 tercatat 22 kasus (110 per 100 ribu kelahiran hidup) dan bayi 53 kasus (2,7 per 1.000 kelahiran hidup).

"Angka ini memang jauh di bawan angka nasional 306 per 100 ribu kelahiran hidup dan 24 per 1.000 untuk ibu dan 24 per 1.000 kelahiran hidup untuk bayi (2015/2019)," kata Rubaeah.

Hingga Oktober 2017 tercatat sudah ada enam kasus kematian ibu dan 43 kasus kematian bayi baru lahir.

"Target Kota Bogor menuju "zero" kematian ibu dan bayi. Target ini dicapai melalui program EMAS yakni "expanding maternal and neonatal survival. SMS Bunda merupakan salah satu dari program EMAS.

Cara kerja layanan ini para ibu hamil cukup mengirim pesan sesuai format SMS Bunda. SMS awal dilakukan registrasi awal dengan mencantumkan nama diri, alamat serta masa akan melahirkan.

"Setiap pekan SMS Bunda akan mengirimkan pesan berisi informasi yang sudah tersistem tentang masa-masa kehamilan, maupun sesudah. Tujuannya menjadi perpanjangan tangan petugas untuk mendampingi ibu-ibu agar terus menjaga kandungannya tetap sehat," katanya.

Untuk mengakses layanan ini cukup mengirimkan pesan ke nomor 0823-1229-5563. Pada pengiriman pesan pertama, hingga ketiga pengguna akses dikenai biaya SMS, berikutnya gratis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kota bogor

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top