Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pesan Anies ke Anggota DPRD DKI : Jangan Sampai Korupsi

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno menghadiri sidang paripurna tentang Pergantian Antar Waktu (PAW) di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 07 November 2017  |  12:51 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri) berbincang dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (kiri) disela-sela mengikuti rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi (kedua kanan) di DPRD DKI Jakarta, Gambir, Jakarta, Selasa (7/11).  - Antara
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri) berbincang dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (kiri) disela-sela mengikuti rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi (kedua kanan) di DPRD DKI Jakarta, Gambir, Jakarta, Selasa (7/11). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno menghadiri sidang paripurna tentang Pergantian Antar Waktu (PAW) di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Setelah sidang berlangsung, Anies menyampaikan pesan untuk semua anggota legislatif dan eksekutif yang ada di Ibu Kota.

"Kami sepakat kemarin bahwa pengelolaan anggaran dengan prinsip transparansi harus dijalankan," ujar Anies di gedung DPRD DKI, Selasa (7/11/2017).

Mantan Menteri Pendidikan itu berpesan agar kejadian atau kasus yang pernah terjadi di masa lalu tidak terulang lagi.

"Jangan sampai ada praktik-praktik korupsi. Kami juga ingin maintain karena banyak sekali peluang korupsi dan ini yang harus dijaga," jelasnya.

Pernyataan Anies tersebut senada dengan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi dalam acara Coffee Morning yang digelar di rumah dinasnya Senin kemarin.

Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Pras ini mengundang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno, Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Soni Sumarono, dan Wakil Ketua DPRD Mochammad Taufik.

Dia juga mengingatkan APBD DKI Jakarta 2018 yang berjumlah Rp74 triliun rawan dicolong.

"Pak Anies terus terang, [mengawasi] DKI Jakarta dengan anggaran Rp74 triliun enggak gampang. Banyak tikus-tikus got di DPRD dan eksekutif," katanya, Senin (6/11/2017).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anies-sandi
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top