Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wakasatpol PP Tampik Temuan Maladministrasi

Wakil Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, Hidayatullah menampik temuan OMBUDSMAN RI terkait praktik maladministrasi dalam peneritban dan penataan pedagang kaki lima.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 24 November 2017  |  15:02 WIB
Razia PKL oleh Satpol PP - Antara
Razia PKL oleh Satpol PP - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Wakil Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, Hidayatullah menampik temuan OMBUDSMAN RI terkait praktik maladministrasi dalam peneritban dan penataan pedagang kaki lima.

Hidayatullah mengatakan pihaknya justru merasa difitnah dengan informasi yang disampaikan oleh OMBUDSMAN.

Dia mengakui bahwa hingga saat ini Satpol PP belum mendapatkan laporan atau menemukan adanya indikasi maladministrasi seperti pemungutan liar atau pembiaran.

"Belum ada. Kita udah cari. Kita kejar sekarang, ya enggak? Jadi difitnah terus kita, Satpol PP ini," ujarnya melalui sambungan telepon, Jumat (24/11/2017).

Hidayatullah menyampaikan bahwa saat ini Satpol PP sudah menempatkan komando di lokasi-lokasi yang rawan terjadi maladministrasi penertiban PKL seperti di Tanah Abang.

Sejauh ini temuan Satpol PP adalah sejumlah oknum yang diidentifikasikan sebagai preman dan sudah ditindaklanjuti oleh Camat dan Lurah setempat.

Pada kesempatan yang lain Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Yani Wahyu membenarkan pihaknya sudah membentuk tim investigasi untuk menindak lanjuti hasil temuan OMBUDSMAN.

"Ya ini saya lagi sama tim ini, nanti saya kasih tahu deh," ujarnya.

Sebelumnya OMBUDSMAN Republik Indonesia (ORI) kembali menemui indikasi terjadinya maladministrasi di kalangan Satuan Polisi Pamong Praja terkait penataan dan penertiban pedagang kaki lima (PKL).

ORI melakukan investigasi lanjutan pada 15 November - 17 November 2017 sebagai tindak lanjut dari penyerahan laporan investigasi pada 2 November 2017 di tujuh titik yang kerap dilaporkan mengalami gangguan dengan keberadaan PKL.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

satpol pp
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top