Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jakpro Siap Bangun 3.000 Unit Rusun di Depo LRT Kelapa Gading

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) tengah membangun depo atau tempat penyimpanan kereta rel ringan (light rail transit/LRT) di Jalan Pegangsaan, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 26 Januari 2018  |  14:41 WIB
Foto aerial proyek pembangunan light rail transit (LRT) koridor Velodrome-Kelapa Gading di Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (16/1). Pembangunan infrastruktur LRT di kawasan itu terus dikebut dan diharapkan bisa beroperasi pada Agustus 2018 untuk menunjang perhelatan Asian Games 2018. - Antara/Sigid Kurniawan
Foto aerial proyek pembangunan light rail transit (LRT) koridor Velodrome-Kelapa Gading di Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (16/1). Pembangunan infrastruktur LRT di kawasan itu terus dikebut dan diharapkan bisa beroperasi pada Agustus 2018 untuk menunjang perhelatan Asian Games 2018. - Antara/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) tengah membangun depo atau tempat penyimpanan kereta rel ringan (light rail transit/LRT) di Jalan Pegangsaan, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Direktur Utama PT Jakpro Satya Heragandhi mengatakan selain depo, pihaknya juga berencana membangun transit oriented development (TOD) di kawasan tersebut.

"Nanti di sini dibangun TOD. Isinya rumah susun dan pusat perkulakan. Sesuai dengan rencana, akan ada lima tower rusun," ungkapnya pada Jumat (26/1/2018).

Dia menuturkan setiap tower rusunawa memiliki 16-20 lantai. Di bagian bawah akan dibangun juga pusat perkulakan sehingga penghuni tidak perlu repot keluar lokasi untuk membeli kebutuhan harian.

"Luas setiap rusun sekitar 36 m2. Jika ditotal, akan dibangun 3.000 unit rusun. Kami optimistis kawasan TOD Depo LRT berkembang pesat," tambahnya.

Menurut Satya, lahan yang digunakan untuk TOD LRT Kelapa Gading sangat luas yakni sekitar 12 hektare. Depo tersebut digunakan untuk menampung dan bengkel seluruh gerbong kereta LRT yang digunakan untuk tujuh koridor.

Untuk tahap awal, Jakpro baru memesan 16 gerbong LRT. Rolling stock tersebut tengah diproduksi di Korea Selatan.

"Depo ini bisa menampung 196 gerbong kereta. Visi kami memang tak hanya membangun satu, tetapi tujuh koridor LRT," ucap Satya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

LRT
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top