Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Petugas Amankan Pengamen Bersenjata Tajam di Jakarta Timur

Dua orang pengamen diamankan petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Timur karena meminta uang kepada warga dengan cara memaksa di Jl. Raya Ciracas, Jakarta Timur.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 21 Februari 2018  |  03:05 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Dua orang pengamen diamankan petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Timur karena meminta uang kepada warga dengan cara memaksa di Jl. Raya Ciracas, Jakarta Timur.

Mereka melakukan aksinya dengan memalak bahkan membawa senjata tajam.

Kepala Rehabilitasi Sosial Suku Dinas Sosial Jakarta Timur Hariyanto menyampaikan tindakan dua orang pengamen tersebut diketahui berdasarkan laporan warga sekitar melalui media sosial Facebook.

"Dalam laporan itu, warga melaporkan adanya pengamen dengan gaya memalak. Warga yang melapor juga sempat hampir bentrok dengan pengamen tersebut," katanya melalui keterangan pers yang diterima Bisnis, Selasa (20/2/2018).

Hariyanto melanjutkan warga juga mengaku takut karena pengamen itu melakukan aksinya dengan bergerombol. Mau tidak mau warga pun menyerahkan uang kepada mereka.

Saat ini pengamen tersebut telah dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2, Cipayung, Jakarta Timur untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut.

"Pihak panti biasanya menghancurkan alat ngamen mereka biar enggak ngamen lagi. Senjata tajamnya juga akan disita. Namun uang hasil ngamennya akan tetap kami berikan setelah pembinaan selesai," tutupnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemerasan
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top