Hipmi Jaya Rangkul 30 Perguruan Tinggi Untuk Kembangkan Calon Pengusaha Muda

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia akan merangkul mahasiswa dari sebanyak 30 perguruan tinggi untuk menjadi calon pengusaha.
Regi Yanuar Widhia Dinnata | 23 Februari 2018 06:39 WIB
Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jakarta Raya (Hipmi Jaya) Afifudin Suhaeli Kalla berdiskusi bersama redaksi saat berkunjung ke Kantor Bisnis Indonesia, di Jakarta, Kamis (22/2/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA -- Himpunan ‎Pengusaha Muda Indonesia akan merangkul mahasiswa dari sebanyak 30 perguruan tinggi untuk menjadi calon pengusaha.

Ketua Badan Pimpinan Daerah Himpunan ‎Pengusaha Muda Indonesia Jaya Raya ‎(BPD Hipmi Jaya) Afifuddin Suhaeli Kalla‎, menjelaskan salah satu indikator perekonomian dapat bertumbuh positif yakni peningkatan jumlah lapangan pekerjaan yang disokong oleh penciptaan pengusaha-pengusaha baru di Tanah Air. Dengan demikian, diperlukan sebuah inkubator khusus untuk menggodok keterciptaan wirausahawan baru sejak dini.

"Kami ingin mengubah mindset mahasiswa agar tidak galau untuk menjadi pebisnis. [Dengan demikian] kami menargetkan sebanyak 30 perguruan tinggi di Jakarta untuk gabung Hipmi Jaya dalam dua tahun ke depan," kata Afifuddin dalam kunjungannya ke Wisma Bisnis Indonesia, Kamis (22/2/2018).

Dia menjelaskan program tersebut bernama Hipmi Perguruan Tinggi dan telah berjalan di berbagai universitas di Tanah Air. Adapun Hipmi Perguruan Tinggi di Jakarta saat ini telah berjumlah sebanyak 13 universitas antara lain seperti, Universitas Indonesia, Universitas Trisakti, dan lain-lain.

"Kami telah melakukan MoU dengan 13 perguruan tinggi di Jakarta," ungkapnya.

Menurutnya, sebagian besar mahasiswa mengalami ketakutan untuk memulai usaha. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan secara khusus agar mahasiswa ini yakin dapat terjun dan menggeluti dunia bisnis.

Dia menyadari bahwa jumlah Entrepreneur di Indonesia hanya kurang dari 2% dari jumlah penduduk.‎ Padahal untuk meningkatkan pendapatan negara dan memajukan perekonomian membutuhkan lebih banyak lagi pebisnis yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

"Sebenarnya jumlah pebisnis hanya mencapai 1,65% di Indonesia. Kami ingin menggiatkan di perguruan tinggi [terutama] mahasiswa, agar ingin dibawa menjadi pengusaha," imbuhnya.

Menurutnya, manfaat masuk Hipmi Jaya, networking, Hipmi Jaya memiliki jaringan luas kepada semua sektor bisnis yang ada di Indonesia. Dengan jaringan tersebut calon pengusaha bisa mendapatkan berbagai kemudahan.

"Kita terkoneksi dari Aceh hingga Papua, bahkan orang-orang penting di pemerintahan merupakan anggota Hipmi Jaya," imbuhnya.

Hipmi Jaya mengklaim jumlah anggota Hipmi Jaya saat ini telah mencapai sebanyak 3.500. Adapun sebanyak 1.500 orang merupakan pengurus aktif. Selain itu, setiap tahunnya Hipmi Jaya merekrut sebanyak 200 anggota baru.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hipmi jaya

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top