Didorong Pelatihan, Pengusaha Mikro di Tangsel Siap Kembangkan Bisnis

Pemerintah Kota Tangerang Selatan diminta lebih sering menyelenggarakan kegiatan pelatihan bagi para wanita yang menekuni usaha mikro bidang kuliner.
Nurudin Abdullah | 23 Maret 2018 17:00 WIB
Aneka kue hasil produksi usaha rumah tangga. - Antara/Wahyu Putro

Bisnis.com, TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten, diminta lebih sering menyelenggarakan kegiatan pelatihan bagi para wanita yang menekuni usaha mikro bidang kuliner dan makanan siap saji untuk meningkatkan kualitas produk dan pemasarannya.

Siti Nawirah, warga Kelurahan Sawah Lama, Kecamatan Ciputat, Tangsel, mengatakan bersama rekan-rekannya beberapa kali mengikuti pelatihan bidang kuliner yang diselenggarakan pihak perwakilan dari kecamatan.

“Kalau ada pelatihan di tingkat Pemerintah Kota, diselenggarkan oleh dinas, biasanya ada perwakilan dari Kecamatan. Mereka para perwakilan itulah yang berkewajiban membagi ilmunya kepada kami,” ujarnya pada Jumat (23/3/2018).

Dia menyatakan sudah mendengar adanya pelatihan di tingkat Pemerintah Kota, yang baru-baru ini diselenggarakan dengan pesertanya para perwakilan dari seluruh kecamatan di Tangsel.

Menurutnya, selain pelatihan tersebut Pemkot perlu memprogramkan untuk memberikan bantuan permodalan sehingga volume produk yang dihasilkan, seperti keripik pisang dan peyek udang dapat terus ditingkatkan.

“Makanan yang kubuat kutitipkan ke toko-toko dan warung langgananku di pasar tradional Ciputat. Selain itu aku juga masih memproduksi makanan basah, misalnya lemper dan nagasari, berdasarkan pesanan para pelanggan,” tutur Nawirah.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DPMP3AKB) Tangsel belum lama ini melaksanakan program pelatihan untuk para wanita.

Melalui program itu, lanjutnya, pihak DPMP3AKB Tangsel juga berjanji memberi pendampingan kepada para ibu rumah tangga yang mempunyai usaha rumahan seperti kuliner, kerajinan dan garmen tersebut.

"Kami menggelar pertemuan untuk memberikan pendampingan para ibu rumah tangga yang punyai usaha rumahan. Kami juga menyasar mereka yang hanya berproduksi jika ada pesanan dari konsumen untuk produk mereka," ujarnya.

Pelatihan yang diselenggarakan DPMP3AKB Tangsel diikuti 35 orang yakni para ibu rumah tangga yang merupakan koordinator atau perwakilan dari tujuh kecamatan di Tangsel.

Tag : kuliner, usaha mikro
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top