Guru Ingatkan Orang Tua Pentingnya Kartu Identitas Anak

Sejumlah guru Taman Kanak-Kanan dan Sekolah Dasar di wilayah Tangerang Selatan kembali menyampaikan tentang Kartu Identitas Anak (KIA) kepada para orang tua siswa.
Nurudin Abdullah | 24 Maret 2018 18:33 WIB
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, TANGSEL - Sejumlah guru Taman Kanak-Kanan dan Sekolah Dasar di wilayah Tangerang Selatan kembali menyampaikan tentang Kartu Identitas Anak (KIA) kepada para orang tua siswa.   

Amaliah, guru Taman Kanak-Kanak Assalam, Ciputat Timur, Tangsel, mengatakan pihaknya senantiasa mengingatkan para orang tua siswa untuk melengkapi dokumen administrasi kependudukan bagi anaknya termasuk KIA.

“Mungkin sama di sekolah-sekolah yang lain, para guru juga berusaha mengingatkan tentang dokumen administrasi kependudukan itu kepada para orang tua siswa,” katanya, Sabtu (24/3/2018).

Menurutnya, para guru memang mendapat pesan dari Pemerintah Kota Tangsel agar turut mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua siswa, agar memperhatikan kelengkapan dokumen administrasi kependudukan putra-putrinya.

Sementara itu Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangsel, Toto Sudarto, sebelumnya mengatakan  pihaknya memang telah mengajak para guru menjadi agen bagi gerakan Indonesia sadar administrasi kependudukan.

“Para guru menjadi agen penyampaian informasi mengenai gerakan Indonesia sadar administrasi kependudukan terutama mengenai pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA),” ujarnya.

Dia menjelaskan Disdukcapil Kota Tangsel belum lama ini juga menyelenggarakan kegiatan sosialisasi administrasi kependudukan, terutama tentang KIA kepada para aparatur pemerintah, termasuk para guru dan pihak yang terkait.

“Kami baru mencetak 100.000 KIA dari sekitar 350.000 anak di Tangsel. Untuk itu kami mengajak para guru untuk menjadi agen penyampaian program KIA kepada orangtua murid agar terwujud pelaksanaan KIA pada Juli mendatang,” tegasnya.

Menurutnya, sosialisasi administrasi kependudukan sangat penting untuk mengingatkan belum tercapainya tertib administrasi yang diinginkan, akibat belum meratanya pemahaman masyarakat pentingnya dokumen kependudukan.

Tag : guru, anak
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top