Sandiaga Uno: Pengerjaan Proyek MRT Sudah 92%

Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Sandiaga Uno bersama Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar meninjau langsung proyek pembangunan MRT Jakarta, di Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat malam (23/3/2018). Pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta fase pertama Jalur Selatan Utara (Lebak Bulus sampai Dukuh Atas) itu kini telah mencapai 92%.Kami melihat bahwa persiapan sudah mencapai 92 persen dari fisik, sedangkan kesiapan operasionalnya (hampir) 50 persen. Kami lihat semua excited (menyambut) datangnya transportasi MRT - transportasi publik kelas dunia yang pertama kali akan hadir di Jakarta, kata Sandiaga.Proses pembangunan MRT fase satu ini telah dimulai pada 10 Oktober 2013 dan diperkirakan beroperasi penuh pada 1 Maret 2019. Fase satu terdiri dari 7 (tujuh) stasiun elevated dan 6 (enam) stasiun underground yang berpotensi mendorong tumbuhnya kawasan TOD sesuai dengan daya dukung infrastruktur yang ada dan peraturan Tata Ruang.
Reni Lestari | 24 Maret 2018 13:03 WIB
Mass Rapid Transit (MRT) - wikipedia

Bisnis.com, JAKARTA -Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Sandiaga Uno bersama Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar meninjau langsung proyek pembangunan MRT Jakarta, di Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat malam (23/3/2018).

Pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta fase pertama Jalur Selatan – Utara (Lebak Bulus sampai Dukuh Atas) itu kini telah mencapai 92%.

“Kami melihat bahwa persiapan sudah mencapai 92 persen dari fisik, sedangkan kesiapan operasionalnya (hampir) 50 persen. Kami lihat semua excited (menyambut) datangnya transportasi MRT - transportasi publik kelas dunia yang pertama kali akan hadir di Jakarta,” kata Sandiaga.

Proses pembangunan MRT fase satu ini telah dimulai pada 10 Oktober 2013 dan diperkirakan beroperasi penuh pada 1 Maret 2019. Fase satu terdiri dari 7 (tujuh) stasiun elevated dan 6 (enam) stasiun underground yang berpotensi mendorong tumbuhnya kawasan TOD sesuai dengan daya dukung infrastruktur yang ada dan peraturan Tata Ruang.

Sandiaga mengungkapkan Pemprov DKI Jakarta berkomitmen terhadap ketepatan waktu dan keselamatan pekerja dalam pembangunan infrastruktrur MRT Jakarta fase pertama ini.

“Juga (terlihat) bagaimana kami memastikan on time, on schedule dan on budget. Dan juga dengan kualitas yang sempurna dan prima, insya Allah,” tandas Wagub Sandiaga.

Setelah melakukan diskusi dengan Duta Besar Jepang, Masafumi Ishii, lanjut Sandiaga, disepakati upaya akselerasi pembangunan fase kedua MRT. Fase kedua ini akan melanjutkan jalur Selatan - Utara dari Bundaran HI sampai dengan Kampung Bandan sepanjang 8.1 km, dan akan mulai dibangun ketika fase pertama berjalan dengan target beroperasi pada tahun 2020.

“Juga selain dari fase kedua akan didorong percepatan fase tiga, yaitu (jalur) East-West,” jelasnya.

Desain awal fase ketiga Jalur Timur-Barat juga dilakukan akselerasi yang saat ini sedang dalam tahap studi kelayakan. Jalur tersebut ditargetkan dapat beroperasi pada 2024.

Tag : pemprov dki
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top