Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Anies ke Amerika, Sandi Pimpin Upacara Hari Pendidikan Nasional

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional di Lapangan Eks Irti Monas, Jakarta Pusat, pada Rabu (2/5/2018) pagi.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 02 Mei 2018  |  09:40 WIB
Anies ke Amerika, Sandi Pimpin Upacara Hari Pendidikan Nasional
Sandiaga Uno - Nur Faizah al Bahriyatul Baqiroh
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional di Lapangan Eks Irti Monas, Jakarta Pusat, pada Rabu (2/5/2018) pagi.

Sandiaga mewakili Gubernur Anies Baswedan yang tengah menggelar kunjungan kerja ke Amerika Serikat.

Dalam upacara hari Pendidikan Nasional ini, Sandiaga Uno membacakan pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendy.

“Marilah kita jadikan peringatan kali ini sebagai momentum untuk merenungkan hubungan erat antara pendidikan dan kebudayaan sebagaimana tercermin dalam ajaran, pemikiran, dan praktik pendidikan yang dilakukan oleh Ki Hadjar Dewantara,” ujar Sandiaga.

Menurut Sandiaga, pemerintah telah bekerja tak kenal lelah, serta membangun dan memperkuat infrastruktur yang dapat menjadi sabuk pengikat pendidikan dan kebudayaan dalam ikatan keindonesiaan.

Di antaranya betapa pesat perkembangan sarana-prasarana transportasi yang telah dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat. Jalan-jalan baru yang layak dan memadai telah mampu membuka akses wilayah Indonesia yang terpencil, tertinggal, dan terdepan sehingga terbebas dari isolasi dan saling terhubung.

“Demikian juga bendungan-bendungan baru yang dibangun dengan cepat dapat mengairi tanah pertanian dan menjadi sumber pembangkit listrik yang menjadikan desa-desa dan wilayah-wilayah lainnya hidup dengan penuh aktivitas pendidikan dan kebudayaan,“ paparnya.

Sandiaga Uno menyampaikan meskipun terbatas, sesuai skala prioritas, bangunan-bangunan baru sekolah juga didirikan di wilayah pedalaman dan perbatasan. Tak heran jika akhirnya anak- anak di pedalaman mulai merasakan nikmat belajar di sekolah yang memadai dan menyenangkan.

Begitu pula saudara-saudara kita di perbatasan kini bisa dengan tegap menunjukkan tapal batas negara yang tidak hanya ditandai patok beton, besi, atau kayu ala kadarnya, tetapi bangunan indah dan memadai yang menjadikan mereka lebih bangga.

Meskipun demikian, kata Sandiaga harus diakui dengan jujur bahwa hamparan yang luas luar biasa dari wilayah Indonesia menyebabkan belum semua wilayah tersentuh pembangunan insfrastruktur yang bisa menjadi sabuk pendidikan dan kebudayaan dalam ikatan keindonesiaan.

“Oleh karena itu, pada tahun-tahun mendatang pemerintah akan memberikan prioritas pembangunan infrastruktur pada daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) agar wilayah-wilayah tersebut terintegrasi dan terkoneksi ke dalam layanan pendidikan dan kebudayaan,” kata Sandiaga membacakan pidato Muhajir.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hardiknas
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top