Didepak Rini Soemarno, Dwi Wahyu Daryoto 'Diamankan' Anies Baswedan, Kenapa?

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunjuk Dwi Wahyu Daryoto sebagai Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menggantikan Satya Heragandhi.
Feni Freycinetia Fitriani | 11 Juli 2018 17:39 WIB
Dwi Wahyu Daryoto (tengah) saat menjabat Direktur SDM, Teknologi Informasi dan Umum PT Pertamina - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunjuk Dwi Wahyu Daryoto sebagai Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menggantikan Satya Heragandhi.

Dia mengatakan salah satu alasan penunjukan Daryoto sebagai pucuk pimpinan di BUMD DKI tersebut karena dia ingin menata aset-aset.

"Jakarta ini PR [pekerjaan rumah] terbesar dari BPK kemarin kan pengelolaan aset. Alhamdulillah, mendapat seorang dirut yang punya pengalaman di bidang ini," katanya, Rabu (11/7/2018).

Berdasarkan catatan Bisnis, Daryoto Wahyu Daryoto sebelumnya sempat duduk sebagai Direktur Manajemen Aset PT Pertamina Persero. Posisinya di perusahaan pelat merah tersebut diganti oleh Menteri BUMN Rini Soemarno bersamaan dengan Elia Massa Manik yang kala itu menjabat sebagai Direktur Utama beberapa bulan silam.

Selain di Pertamina, Anies mengatakan Daryoto juga pernah memimpin di BWC (Bilodeau, Wells & Company)perusahaan konsultan akuntasi. Menurutnya, BWC merupakan salah satu perusahaan terbaik di dunia.

"Seorang yang punya track record amat baik," imbuhnya.

Terkait status Satya, Anies menegaskan dirinya tidak memecat dari Jakpro. Namun, dia memberikan penugasan khusus di perusahaan LRT Jakarta. Pasalnya, kata Anies, Satya paling mengerti sejak awal perencanaan ke depan soal pembangunan kereta ringan tersebut di Ibu Kota.

Meski demikian, dia belum mau membeberkan posisi yang akan ditugaskan kepada Satya saat ini.

"Tapi apa nama posnya, nanti sesudah diumumkan resmi. Anda akan dengar sendiri tugas-tugas Pak Satya ke depan," ucapnya.

Sebagai informasi, Satya Heragandhi terpilih menjadi Direktur Utama PT Jakpro pada 2016. Dia menggantikan Abdul Hadi. Sejak memimpin Jakpro, Satya diberi tanggung jawab menyelesaikan proyek penugasan untuk Asian Games 2018, yaitu pembangunan kereta ringan (light rail transit/LRT)b, arena balap sepeda Velodrome, dan arena berkuda Equestrian.

Tag : jakpro
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top