Pemprov DKI Dorong Produk Pengrajin Dapat Terserap Pasar

Pemerintah Provinsi DKI mendorong pertumbuhan bisnis bagi para pengrajin di Jakarta untuk memasarkan produk unggulan mereka.
Regi Yanuar Widhia Dinnata | 23 September 2018 22:38 WIB
Gubernur DKI Anies Baswedan memberi sambutan dalam Deklarasi Komitmen dan Kampanye Nasional Pencegahan Stunting di Silang Monas Sisi Barat, Jakarta Pusat, Minggu (16/9). - Dok. Humas Pemprov DKI

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI mendorong pertumbuhan bisnis bagi para pengrajin di Jakarta untuk memasarkan produk unggulan mereka.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung setiap produk kreativitas yang lahir dari pengrajin Jakarta. Sebab, dia menambahkan, Jakarta merupakan pasar yang sangat besar bagi pengrajin, tidak hanya untuk warga Ibu Kota namun juga Indonesia. Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen memberikan tempat bagi para pengrajin dapat memasarkan produknya.

"Bila kita secara sengaja menyiapkan kebijakan untuk menyerap hasil karya pengrajin, maka itu akan memberikan manfaat yang luar biasa,” kata Anies dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Minggu (23/9/2018).

Mantan Menteri Pendidikan tersebut menjelaskan banyak pembangunan di Jakarta yang merupakan hasil pabrikan ketimbang produk kerajinan. Dengan demikian, Anies berharap para pemangku kepentingan terkait dan para pengusaha untuk meningkatkan produksinya.

"Unsur masyarakat masuk membawa kreativitas, pemerintah masuk dengan membawa ketentuan dan prosedur. Karena itu, proses visioning ini menjadi penting untuk bisa bekerja sama dengan baik. Interaksinya egaliter, tidak melihat lagi jenjang jabatan dan bisa bekerja lebih baik lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, dia menyarankan agar para pengrajin dapat memanfaatkan teknologi agar jumlah produksi meningkat signifikan. Hal ini juga harus didorong oleh pendataan potensi pasar dengan maksimal.

"Yang terpenting juga manfaatkan teknologi. Dengan begitu, antar pengrajin dengan pasar, antar demand dan supply itu bisa sejalan," imbuhnya.

Adapun untuk mendorong pemasaran produk pengrajin, Pemprov DKI menggelar semiloka Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) di Candi Bentar, Putri Duyung, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (22/9) lalu. Dalam kesempatan itu, hadir unsur pemerintah selaku pemegang kebijakan terkait kerajinan, juga para pengrajin yang aktif berkarya melahirkan produk kreativitas di DKI Jakarta. Acara ini bertujuan untuk merumuskan pemasaran produk kerajinan di Ibu Kota, solusi terkait tantangan yang dihadapi para pengrajin, dan menyusun kebijakan untuk mendorong pertumbuhan bisnis kerajinan.

Dia berharap semiloka Dekranasda bukan hanya fokus membahas kerajinan yang bersifat tersier, seperti hiasan, melainkan juga yang sifatnya primer. “Jika Dekranasda bisa membantu melakukan itu maka akan punya dampak yang besar,” jelasnya.

Tag : dki jakarta
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top