Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tilang Elektronik: 4 Minggu Diterapkan, E-TLE Jaring 3.447 Pelanggar

Sejak resmi diterapkan sebagai sarana penegakan hukum lalu lintas per 1 November 2018, penerapan electronic traffic law enforcement atau ETLE telah menjaring 3.447 pelanggar lalu lintas.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 29 November 2018  |  19:43 WIB
Sejumlah kendaraan melintas di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (20/9). Pemprov DKI Jakarta bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya pada awal Oktober 2018 akan melakukan uji coba sistem tilang elektronik (e-tilang) untuk pelanggaran kecepatan, pelanggaran rambu lalu lintas, pelanggaran marka, tindakan melawan arus, pengeteman, dan parkir liar. - Antara
Sejumlah kendaraan melintas di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (20/9). Pemprov DKI Jakarta bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya pada awal Oktober 2018 akan melakukan uji coba sistem tilang elektronik (e-tilang) untuk pelanggaran kecepatan, pelanggaran rambu lalu lintas, pelanggaran marka, tindakan melawan arus, pengeteman, dan parkir liar. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Sejak resmi diterapkan sebagai sarana penegakan hukum lalu lintas per 1 November 2018, penerapan electronic traffic law enforcement atau ETLE telah menjaring 3.447 pelanggar lalu lintas.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf menyatakan hal tersebut, Kamis (29/11/2018), selepas menghadiri rapat persiapan Operasi Lilin pengamanan Natal dan Tahun Baru 2019 di Gedung Promoter Polda Metro Jaya.

"Sampai dengan hari ini, ada 3.774 pelanggar yang sudah terindikasi melanggar. Kemudian yang sudah terkonfirmasi ada 2.047, maksudnya sudah ada surat konfirmasi ke mereka," jelas Yusuf.

Yusuf menambahkan dari para pelanggar yang telah terkonfirmasi, baru 465 yang telah membayarkan denda.

"Kemudian yang sudah divonis pengadilan ada 124, [masih sedikit] karena sidangnya setiap Jumat," tambahnya.

Selain itu, Yusuf juga menyatakan pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mendukung program ini dan berniat menyediakan 50 titik kamera CCTV untuk mendukung E-TLE.

"Ini baru akan kita ajukan minggu ini. Kemarin kan Pak Gubernur menyampaikan ke saya langsung pada saat launching itu, untuk Pak Dirlantas silakan mengajukan [pengadaan kamera CCTV]. Sebenarnya Senin kemarin, tapi mungkin minggu ini nanti sudah sampai ke Pak Gubernur," tambah Yusuf.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polda metro jaya e-Tilang
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top