Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemprov DKI Jakarta Gratiskan Perawatan DBD

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggratiskan perawatan Demam Berdarah Dengue (DBD) di semua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di ibu kota.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 Februari 2019  |  16:00 WIB
Pasien anak yang terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD) dirawat di sebuah rumah sakit, Kamis (31/1/2019). - ANTARA/Raisan Al Farisi
Pasien anak yang terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD) dirawat di sebuah rumah sakit, Kamis (31/1/2019). - ANTARA/Raisan Al Farisi

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggratiskan perawatan Demam Berdarah Dengue (DBD) di semua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di ibu kota.
 
"Semua RSUD kita perawatannya gratis untuk kasus demam berdarah dan semuanya punya fasilitas bagus," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, seperti dilansir Antara, Minggu (3/2/2019).
 
Saat ini, DBD sedang melanda banyak wilayah di Indonesia, termasuk Jakarta. Hingga hari ini, jumlah kasus DBD sudah mencapai 876 kasus.
 
Namun, Pemprov DKI Jakarta belum melakukan penetapan Kejadian Luar Biasa (KLB).
 
"Nanti kami pantau perkembangannya, sejauh ini belum ada," terang Anies.
 
Dia melanjutkan pihaknya mendorong jumantik untuk terus ke lapangan. Petugas dari kelurahan serta RT dan RW setempat juga diminta untuk aktif mendorong warga menjaga serta memeriksa lingkungan untuk tetap bersih.
 
Warga yang merasakan tanda-tanda DBD diimbau untuk langsung mendatangi Puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya untuk memeriksakan diri. Dengan penanganan yang cepat, diharapkan pasien dapat sembuh lebih cepat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta demam berdarah

Sumber : Antara

Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top