DKI Kampanye Kerja Bakti Berkesinambungan

Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta peringati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2019 dengan mengusung tema DKI Nyok Kerja Bakti Berkesinambungan Guna Mewujudkan Jakarta yang Bersih, Sehat, Indah dan Asri.
DKI Kampanye Kerja Bakti Berkesinambungan Muhamad Wildan | 24 Februari 2019 14:23 WIB
DKI Kampanye Kerja Bakti Berkesinambungan
Perajin merapikan tempat sampah hasil daur ulang di Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Kamis (17/1/2019). - ANTARA/Yulius Satria Wijaya

Bisnis.com, JAKARTA — Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta peringati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2019 dengan mengusung tema “DKI Nyok Kerja Bakti Berkesinambungan Guna Mewujudkan Jakarta yang Bersih, Sehat, Indah dan Asri”. 

Rangkaian kegiatan perayaan HPSN pun terpusat di Jl. Zeni RW 03, Rajawati, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (24/2/2019) dan diikuti oleh kurang lebih seribu orang.

Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas LH DKI Jakarta adalah aksi bersih-bersih serempak di seluruh DKI Jakarta yang terpusat di RW 03 Rajawati, Pancoran Jakarta Selatan;  sosialisasi sampah elektronik di lima wilayah kota Jakarta; kampanye penggunaan tumbler; sosialisasi Perda No. 3/2013 tentang Pengelolaan Sampah; operasi tangkap tangan atas pelanggar Perda No. 3/2013; dan kampanye pemungutan plastik di lima wilayah kota.

Selanjutnya, diadakan juga gerakan pengumpulan sampah anoranik dan sampah elektronik di lima wilayah kota, uji emisi di Universitas Nasional dan Universitas Kristen Indonesia, sosialisasi sampah kawasan mandiri di Universitas Indonesia, sayembara desain tas belanja ramah lingkungan, lomba infografis, kunjungan wisata ke Bantar Gebang, hingga lomba kerja bakti tingkat RW di Jakarta Utara.

Untuk diketahui, rangkaian kegiatan perayaan HPSN ini berlangsung sejak 10 Februari 2019 hingga Maret mendatang dengan melibatkan seluruh stakeholder terkait di masing-masing wilayah kota.

Kepala Dinas LH DKI Jakarta Isnawa Adji pun berkomitmen untuk menghadirkan lingkungan yang bebas dari sampah dengan mengajak seluruh stakeholder untuk turut mengkampanyekan pengurangan sampah.

"Ke depan, pengelolaan sampah tidak lagi di hilir, melainkan dimulai dari hulu dengan cara mengurangi, mendaur ulang, dan memanfaatkan  kembali sampah yang dihasilkannya,” kata Isnawa, Minggu (24/2/2019).

Melalui peringatan HPSN diharap seluruh stakeholder baik masyarakat dan pemerintah turut berkomitmen dalam mewujudkan DKI Jakarta bebas sampah pada 2020.

"Saya melihat sampah yang terbanyak disebabkan oleh tidak merencanakan kebersihan ketika belanja. Maka, nanti sektor-sektor industri juga kita sounding,” kata Walikota Jakarta Selatan Marullah Mata’ali, Minggu. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sampah dki

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top