Rapat Pembahasan Tarif MRT/LRT Digelar Besok

Rapat gabungan antara Komisi B dan Komisi C DPRD DKI Jakarta dengan Pemprov DKI Jakarta yang membahas tarif MRT serta LRT Jakarta akan dilaksanakan bersamaan dengan rapat pimpinan gabungan (rapimgab) yang membahas pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta besok, Rabu (13/3/2019).
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 12 Maret 2019  |  19:10 WIB
Rapat Pembahasan Tarif MRT/LRT Digelar Besok
Kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) rute Velodrome-Kelapa Gading memasuki Stasiun Velodrome Jakarta, Senin (25/2/2019). - ANTARA/Rivan Awal Lingga

Bisnis.com, JAKARTA–Rapat gabungan antara Komisi B dan Komisi C DPRD DKI Jakarta dengan Pemprov DKI Jakarta yang membahas tarif MRT serta LRT Jakarta akan dilaksanakan bersamaan dengan rapat pimpinan gabungan (rapimgab) yang membahas pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta besok, Rabu (13/3/2019).

Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi, Selasa (12/3/2019).

Untuk diketahui, rapat gabungan yang seharusnya diselenggarakan Selasa (12/3/2019) pukul 10.00 WIB akhirnya dibatalkan setelah sempat ditunda hingga pukul 13.00 WIB

Lebih lanjut, Komisi B DPRD DKI Jakarta pun ternyata baru menerima paparan Pemprov DKI Jakarta soal tarif MRT dan LRT Jakarta di hari yang sama.

Paparan dari Pemprov DKI Jakarta kepada Komisi B DPRD DKI Jakarta yang seharusnya dilaksanakan kemarin, Senin (11/3/2019), malah tertunda karena Pemprov DKI Jakarta mengadakan agenda rapat tersendiri.

Suhaimi menerangkan rapat gabungan yang harusnya dilaksanakan pukul 10.00 WIB tersebut tidak dapat dilaksanakan lantaran Komisi B DPRD DKI Jakarta belum menerima paparan dari Pemprov DKI Jakarta.

"Tadi undangan rapat gabungan itu laporan pembahasan komisi B sama komisi C padahal komisi B belum membahas. Makanya akhirnya dimajukan yang pagi komisi B yang sore rapat gabungan," terang Suhaimi.

Oleh karena itu rapat gabungan antara Komisi B dan Komisi C DPRD DKI Jakarta dengan Pemprov DKI Jakarta ditunda karena Komisi B masih belum menyiapkan laporan hasil pembahasan yang telah diselenggarakan.

Di lain pihak, Plt Kepala Biro Perekonomian DKI Jakarta Mochammad Abbas mengatakan sikap Komisi B DPRD DKI Jakarta mirip dengan posisi Komisi C DPRD DKI Jakarta yang telah menerima paparan dari Pemprov DKI Jakarta minggu sebelumnya.

"Intinya adalah mempertanyakan PSO, terkait dengan integrasi, dan juga nilai keekonomiannya. Nanti Komisi B juga akan melakukan pendalaman karena tadi kan beberapa anggota tidak hadir," ujar Abbas, Selasa (12/3/2019).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
tarif, LRT

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top