Bangun Stadion Internasional, Pemprov DKI Ajukan PMD Tambahan Rp500 Miliar

Pemprov DKI Jakarta akan mengajukan tambahan penyertaan modal daerah (PMD) sebesar Rp500 milliar untuk pembangunan Jakarta International Stadium di Kawasan Sarana Rekreasi Olahraga (SRO) Jakarta Utara.
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 15 Maret 2019  |  17:58 WIB
Bangun Stadion Internasional, Pemprov DKI Ajukan PMD Tambahan Rp500 Miliar
Foto aerial suasana pembangunan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) di Senayan, Jakarta, Selasa (23/5). Pemprov DKI Jakarta ingin membangun stadion sekelas GBK. ANTARA FOTO - Wahyu Putro

Bisnis.com, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta akan mengajukan tambahan penyertaan modal daerah (PMD) sebesar Rp500 milliar untuk pembangunan Jakarta International Stadium di Kawasan Sarana Rekreasi Olahraga (SRO) Jakarta Utara.

Sebelumnya, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku BUMD yang ditunjuk untuk membangun stadion tersebut hanya mendapatkan PMD sebesar Rp900 milliar dari permohonan sebesar Rp1,4 triliun yang diajukan dalam pembahasan APBD 2019.

Direktur Proyek Jakarta Internasional Stadium PT Jakpro Iwan Takwin mengatakan dana tersebut diperlukan untuk mencapai target pembangunan di tahun 2019.

"Anggarannya hampir Rp5 triliun untuk membangun stadion jadi kita tentu perlu memberikan PMD tambahan sehingga nanti ketika PT Jakpro mencari financing mereka punya modal yang cukup," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Jumat (15/3/2019).

Iwan pun mengatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan pembangunan Jakarta International Stadium pada tahun 2019 mencapai 20%.

Apabila merujuk pada master plan Kawasan SRO, kawasan ini dilengkapi akan dengan bangunan komersial, lapangan latihan, plasa publik, jalur pedestrian, danau, dan urban farming.
 
Kawasan SRO memiliki luas sekitar 221 ribu meter per segi dan nantinya akan dilayani oleh empat moda transportasi umum yaitu KRL, TransJakarta, MRT, serta LRT.
 
Jakarta International Stadium bakal mampu menampung 82 ribu penonton yang juga dilengkapi dengan 800 lot parkir mobil serta 100 lot parkir bus.
 
Bangunan yang terletak di Kawasan SRO akan dirancang untuk memenuhi sertifikasi green building dengan target grade platinum dimana kawasan ini akan memiliki sistem pengelolaan air serta limbah sendiri. "Bila perlu energinya pun kita pikirkan berasal dari matahari," kata Direktur Utama PT Jakpro Dwi Wahyu Daryoto, Kamis (14/3/2019).

Adapun untuk saat ini pihak PT Jakpro sedang melakukan studi atas Kawasan SRO tersebut yang akan selesai dalam waktu enam bulan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jakpro, Jakarta International Stadium

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top