Jakarta Banjir, Tukang Angkut Sampah Tewas Terseret Arus Air

Banjir yang terjadi di Jakarta menyebabkan seorang tukang angkut sampah tewas terseret arus air. Satu korban lainnya meninggal karena serangan penyakit jantung.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 April 2019  |  18:27 WIB
Jakarta Banjir, Tukang Angkut Sampah Tewas Terseret Arus Air
Warga terdampak banjir mengungsi di bawah flyover di kawasan Rawajati, Jakarta Selatan, Jum'at (26/4/2019). Banjir akibat curah hujan yang tinggi di kawasan Bogor itu mengakibatkan ratusan rumah di enam RT Kelurahan Rawajati terendam hingga mencapai ketinggian empat meter dan sejumlah warga diungsikan./ANTARA FOTO - Indrianto Eko Suwarso

Bisnis.com, JAKARTA - Banjir yang terjadi di wilayah Tebet, Jakarta Selatan, menyebabkan dua orang tewas.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta mengatakan salah satu korban, tewas terseret arus. Korban adalah petugas angkut sampah di RW 02, Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta.

Kepala UPT Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta M Ridwan di Jakarta, Jumat (26/4/2019), menyebutkan korban banjir di Kebon Baru, Imas (48), tewas terseret arus banjir saat mengambil sampah di jembatan Sungai Ciliwung.

"Almarhum Ibu Imas dan suaminya terbawa arus sungai sampai dengan pintu air Asrama Polisi Bidara Cina," kata Ridwan.

Ketika terseret, Imas tewas tenggelam, tetapi suaminya, Min, berhasil menyelamatkan diri. Ridwan menyebut jenazah korban diurus oleh Puskesmas Kelurahan Kebon Baru.

Sementara itu, korban di RT 11/RW 07, Bidara Cina, Suyanto (70), dinyatakan tewas akibat serangan jantung.

Ridwan menerangkan jenazah Suyanto telah dibawa oleh ambulans milik Palang Hitam Dinas Kehutanan DKI Jakarta.

"Jenazah almarhum diantar ke rumah anaknya di Jatibening," terang Ridwan.

Banjir merendam sekitar 32 titik di Jakarta Selatan dan Timur, antara lain di Kelurahan Pengadegan, Rawajati, Cikoko, Kebon Baru, Balekambang, Cililitan, Kampung Melayu, dan Bidara Cina.

Hingga pukul 12.00 WIB, BPBD DKI Jakarta mencatat banjir menyebabkan 285 kepala keluarga dari 2.258 warga mengungsi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Banjir Jakarta

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top