Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Korban Aksi 22 Mei yang Dirawat di Rumah Sakit Tinggal 58 Orang

Mayoritas korban aksi 22 Mei kemarin telah meninggalkan rumah sakit. Jumlah korban yang dirawat di rumah sakit hingga Minggu (26/5/2019) tinggal 58 orang.
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 26 Mei 2019  |  20:16 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mengangkat keranda jenazah salah satu korban kerusuhan 22 Mei. - Instagram/Aniesbaswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mengangkat keranda jenazah salah satu korban kerusuhan 22 Mei. - Instagram/Aniesbaswedan

Bisnis.com, JAKARTA – Mayoritas korban aksi 22 Mei telah meninggalkan rumah sakit. Jumlah korban yang dirawat di rumah sakit hingga Minggu (26/5/2019) tinggal 58 orang.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mengutip data Dinas Kesehatan Pemprov DKI, menjelaskan hingga 24 Mei, jumlah korban yang dirawat di rumah sakit di Jakarta akibat aksi 22 Mei mencapai 905 orang, delapan di antaranya meninggal.

Dari delapan orang yang meninggal, hanya empat yang dirujuk ke RS Polri dalam rangka autopsi, sedangkan keluarga empat korban lainnya enggan dilaksanakan autopsi dan sudah dibawa pulang.

Korban paling banyak berusia 20-29 tahun yang jumlahnya mencapai 360 orang atau 40% dari keseluruhan kasus.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pihaknya belum mengeluarkan program khusus dalam rangka menyantuni korban.

"Secara pribadi-pribadi saja ada yang memberi santunan, tapi belum ada program khusus," ujar Anies pada Minggu (26/5/2019).

Adapun langkah Anies untuk mengumumkan jumlah korban yang meninggal dan dirawat di rumah sakit adalah agar ada transparansi serta menghindari kesimpangsiuran informasi.

"Kalau negara menyembunyikanm kabar-kabar spekulasi atau hoaks akan beredar luas dan yang benar jumlah yang kami umumkan ," lanjutnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Aksi 22 Mei
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top