Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mudik Lebaran: Baru 50 Persen Kendaraan yang Kembali ke Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mencatat hingga malam hari kemarin, Minggu (9/5/2019), baru 50% dari kendaraan yang kembali Jakarta pada arus balik tahun ini.
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 10 Juni 2019  |  16:40 WIB
Pemudik melintas di jalur Tol Trans Jawa, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Minggu (2/6/2019). - ANTARA/Harviyan Perdana Putra
Pemudik melintas di jalur Tol Trans Jawa, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Minggu (2/6/2019). - ANTARA/Harviyan Perdana Putra

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mencatat hingga malam hari kemarin, Minggu (9/5/2019), baru 50 persen dari kendaraan yang kembali Jakarta pada arus balik tahun ini.

Bisnis sudah mencoba menghubungi Plt Kepala Dishub DKI Jakarta Sigit Wijatmoko untuk mengkonfirmasi terkait berapa jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta saat arus mudik. Namun, Sigit tidak membalas pesan singkat dan telepon dari Bisnis hingga berita ini ditulis.

Berdasarkan data PT Jasa Marga yang dirilis hari ini, Senin (10/6/2019), terdapat 719.654 kendaraan yang kembali ke Jakarta selama H+1 hingga H+3 Idulfitri atau pada 7-9 Juni 2019.

"Angka ini naik sebesar 67,38% dari lalu lintas harian rata-rata yang mencapai 429.944 kendaraan," tulis rilis tersebut.

Dari angka tersebut, dapat disimpulkan bahwa 59% dari total kendaraan yang meninggal Jakarta pada arus mudik telah kembali Jakarta.

Untuk diketahui, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta pada H-7 hingga H-1 Idulfitri mencapai 1,21 juta kendaraan.

Dengan ini, masih terdapat sekitar 497.000 kendaraan atau 41% dari kendaraan yang meninggalkan Jakarta belum kembali ke Jakarta pada arus balik per 9 Juni 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki Mudik Lebaran
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top