Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gara-Gara Undang Perwakilan HTI, Acara Dinas Ini Dibatalkan Pemprov DKI

Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) memutuskan untuk membatalkan Rapat Pembahasan Konten Poster Anti Kekerasan Perempuan dan Anak.
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 13 Juni 2019  |  20:22 WIB
Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kemenkumham Freddy Harris (tengah) didampingi sejumlah Staf Kemenkumham memberkan keterangan kepada wartawan terkait Status Badan Hukum Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), di Jakarta, Rabu (19/7). - ANTARA/Reno Esnir
Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kemenkumham Freddy Harris (tengah) didampingi sejumlah Staf Kemenkumham memberkan keterangan kepada wartawan terkait Status Badan Hukum Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), di Jakarta, Rabu (19/7). - ANTARA/Reno Esnir

Bisnis.com, JAKARTA–Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) memutuskan untuk membatalkan Rapat Pembahasan Konten Poster Anti Kekerasan Perempuan dan Anak.

Untuk diketahui, dalam acara tersebut Dinas PPAPP mengundang satu orang perwakilan Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Padahal, HTI sudah resmi dibubarkan oleh pemerintah dengan dicabutnya Surat Keputusan Badan Hukumnya pada 19 Juli 2017. 

Status badan hukum dari organisasi tersebut dicabut karena dipandang memiliki ideologi yang tidak sejalan dengan Pancasila dan NKRI.

Selain mengundang Muslimah HTI, Dinas PPAPP juga mengundang satu orang perwakilan dari Indonesia Tanpa Feminis.

"Dikarenakan adanya yang mengkritisi terkait dua organisasi yang terundang tersebut, maka kami membatalkan kegiatan rapat tersebut," ujar Kepala Kesbangpol DKI Jakarta Taufan Bakri, Kamis (13/6/2019).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pemprov DKI hizbut tahrir
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top