DPRD DKI Akan Panggil Dinas Terkait Instalasi Seni Bambu Rp550 Juta

Masyarakat perlu mendapat penjelasan dari pemerintah karena biaya yang digelontorkan untuk pembangunan dan pemasangan karya seni buatan Joko Avianto itu tidak murah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 Juli 2019  |  15:02 WIB
DPRD DKI Akan Panggil Dinas Terkait Instalasi Seni Bambu Rp550 Juta
etugas Suku Dinas Kehutanan Jakarta Pusat mengganti tanaman yang rusak di sekitar instalasi bambu Getah Getih, Jakarta, Minggu (23/6/2019). - ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Bisnis.com, JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta bakal memanggil Dinas Kehutanan Pertamanan dan Pemakaman guna menanyakan pembongkaran instalasi seni bambu "Getah-Getih" yang ongkos pemasangan serta pembuatannya menelan biaya Rp550 juta.

Sekretaris Komisi D Bidang Pembangunan DPRD DKI Jakarta Pandapotan Sinaga saat dihubungi di Jakarta, Kamis (18/7/2019) mengatakan pemanggilan itu dibuat guna memastikan tidak ada kerugian yang dibebankan ke masyarakat terkait pembongkaran itu.

"Ya, dalam waktu dekat ini akan kami panggil. [Selain potensi kerugian] akan ditanya juga sumber dananya," kata Pandapotan.

Menurutnya, masyarakat perlu mendapat penjelasan dari pemerintah karena biaya yang digelontorkan untuk pembangunan dan pemasangan karya seni buatan Joko Avianto itu tidak murah. "Anggaran itu urusan yang sensitif," tambahnya.

Puluhan petugas dari Dinas Kehutanan, Pertamanan, dan Pemakaman DKI Jakarta membongkar seni instalasi bambu "Getah-Getih" di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, pada Rabu malam hingga Kamis dini hari.

Pembongkaran itu dilakukan karena material bambu dinilai mulai lapuk sehingga berpotensi membahayakan warga yang kerap berfoto di bawahnya.

Sisa bambu yang dipotong secara manual itu selanjutnya dibuang ke tempat penampungan sampah KS Tubun di Jakarta Pusat dan Srengseng di Jakarta Barat.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memasang karya seni instalasi "Getah-Getih" di seberang Patung Selamat Datang pada medio Agustus 2018, bertepatan dengan perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta.

Pandapotan Sinaga menambahkan pembongkaran instalasi seni bambu "Getah-Getih" di Bunderan Hotel Indonesia (HI) merupakan bentuk pemborosan karena terlalu banyak biaya dikeluarkan untuk manfaat yang tak terlampau lama.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat membangun karya seni dengan cara yang lebih berkelanjutan, khususnya dari sisi pembiayaan.
"Begitu besar uang yang dikeluarkan, Rp550 juta untuk biaya pembuatan dan pemasangannya. Sementara apa manfaat yang didapat?" kata Pandapotan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pemprov DKI, anies baswedan

Sumber : Antara

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top