Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Empat Bulan Beroperasi, MRT Jakarta Dinaiki Hampir 100 Penumpang/Hari

Sejak dioperasikan secara komersial pada 1 April 2019, jumlah penumpang MRT Jakarta terus mengalami peningkatan hingga saat ini.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 26 Juli 2019  |  01:25 WIB
Kereta MRT - Bisnis.com/Andhika
Kereta MRT - Bisnis.com/Andhika

Bisnis.com, JAKARTA--Moda Raya Terpadu atau Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta telah beroperasi selama empat bulan.

Sejak dioperasikan secara komersial pada 1 April 2019, jumlah penumpang MRT Jakarta terus mengalami peningkatan hingga saat ini.

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan rata-rata jumlah penumpang pada Juli mengalami peningkatan 15,9 persen dibandingkan jumlah penumpang Juni 2019.

"Sejak awal Juli hingga saat ini, kami monitor jumlah penumpang terus meningkat bahkan sudah pernah mencapai titik tertinggi 94.824 penumpang per hari atau hampir 100 ribu penumpang," katanya dalam acara Forum Jurnalis MRT Jakarta, Kamis (25/7/2019).

Berdasarkan data PT MRT, jumlah penumpang pada April 2019 tercatat rata-rata mencapai 79.644 orang per hari. Realisasi tersebut mengalami penurunan pada Mei 2019 yang mencapai 72.695 penumpang.

Menurut William, hal itu disebabkan adanya peristiwa kerusuhan 21-23 Mei yang mengharuskan kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) ditutup untuk umum.

Meski demikian, jumlah penumpang mengalami peningkatan kembali pada Juni 2019 yang mencapai 81.816 orang. Dia berharap warga yang naik MRT Jakarta terus bertambah sehingga dapat menembus target baru, yakni 100 ribu penumpang per hari.

“Selama empat bulan, rata-rata jumlah penumpang per hari berkisar 81.388 orang. Jumlah ini sudah melewati target awal kita sebanyak 65 ribu penumpang per hari. Mudah-mudahan ridership terus meningkat," ucapnya.

Seperti diketahui, fase I MRT Jakarta melalui 13 stasiun dengan panjang lintasan 16 kilometer. Ke-13 stasiun itu terdiri dari tujuh stasiun layang yaitu Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M, dan Sisingamangaraja. Enam stasiun bawahnya yakni Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas serta Bundaran HI.

Harga tiket terjauh untuk satu kali perjalanan dari Lebak Bulus menuju Bundaran HI sebesar Rp14.000/penumpang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mrt
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top