Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Anies Perkuat Pendataan Lewat PKK dan Aplikasi Carik Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan bahwa ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) merupakan garda terdepan yang paling mengetahui secara langsung kondisi sosial masyarakat Jakarta.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 31 Juli 2019  |  01:53 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Bisnis/Aziz R
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Bisnis/Aziz R

Bisnis.com, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan bahwa ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) merupakan garda terdepan yang paling mengetahui secara langsung kondisi sosial masyarakat Jakarta.

Oleh sebab itu, pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggandeng PKK untuk berkolaborasi, melaporkan kondisi terkini seluruh keluarga di seantero Jakarta lewat aplikasi Carik Jakarta.

"Harapannya kita nanti akan punya potret sesungguhnya sesuai dengan kenyataan tentang kondisi masyarakat kita," ungkap Anies dalam sambutannya di Temu Kader PKK Provinsi DKI Jakarta 2019, Gedung Jakarta International Veledrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (30/7/2019).

Anies sendiri menjelaskan bahwa nama carik merupakan serapan dari kata juru tulis atau pencari data di desa. Maka, ibu-ibu penggerak PKK diharapkan memanfaatkan aplikasi ini menjadi pusat data unit keluarga dan rumah di seluruh wilayah Jakarta.

Harapan adanya kolaborasi ini, yaitu pemerintah bisa menghasilkan kebijakan program kerja yang tepat sasaran dan tepat guna bagi masyarakat. Anies pun mengungkap bahwa percobaan kolaborasi ini yang sempat di diselenggarakan April 2019 memberikan hasil yang mengejutkan.

"Karena yang mencari data adalah kader PKK setempat, maka dia tau persis kondisi tiap keluarga di daerah itu. Dengan ditambah aplikasi tadi, maka proses data entrinya jadi lebih rapi lebih baik," ujar Anies.

"Yang didata terkait dengan kesejahteraan keluarga dari mulai fasilitas di rumah apakah ada MCK atau tidak, sampai apakah ada tanaman obat atau tidak, kemudian berapa anak yang sekolah, kondisi kesehatan anaknya, kondisi sanitasi lingkungannya, jadi kita nanti akan punya potret lengkap kesejahteraan setiap keluarga di Jakarta," tambahnya.

Anies mengungkap bahwa kolaborasi ini akan menghasilkan program kesehatan, sosial, pendidikan yang menjangkau rumah tangga nanti lewat data satu pintu dan terintegrasi.

"Karena kalau tidak, nanti berbagai macam dinas bisa berjalan sendiri-sendiri menjangkau keluarga yang berbeda-beda. Dengan diintegrasikan lewat PKK, maka kita bisa memastikan bahwa program sampai kepada keluarga," jelas Anies.

Harapannya, beberapa indikator seperti jumlah anak mengalami stunting menurun, jumlah anak putus sekolah menurun, tingkat partisipasi pendidikan meningkat, kualitas gizi anak lebih baik akan tercipta sebagai output dari langkah ini.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Anies juga menyerahkan Piala maupun Piagam Penghargaan Pengelola Pelaksana PKK Terbaik I, II, dan III Tingkat Provinsi DKI Jakarta, serta Penerima Penghargaan Kinerja PKK Tingkat Utama, Madya, dan Pratama kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kota dan Kabupaten di DKI Jakarta.

Piala dan Piagam Penghargaan merupakan salah satu bentuk apresiasi kepada para kader penggerak PKK yang telah menjadi teladan dalam melayani masyarakat. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anies baswedan
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top