Kualitas Udara di Jakarta Pagi Ini, 13 Agustus 2019, Kota Kedua di dunia Paling Berpolusi

Kualitas udara di Jakarta pagi ini, Selasa(13/8/2019), berada dalam kategori tidak sehat.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 13 Agustus 2019  |  07:41 WIB
Kualitas Udara di Jakarta Pagi Ini, 13 Agustus 2019, Kota Kedua di dunia Paling Berpolusi
Pemandangan gedung bertingkat yang diselimuti asap polusi di Jakarta, Senin (29/7/2019). Data aplikasi AirVisual yang merupakan situs penyedia peta polusi daring harian kota-kota besar di dunia, menempatkan Jakarta pada urutan pertama kota berpolusi sedunia pada Senin (29/7) pagi dengan kualitas udara mencapai 183 atau kategori tidak sehat. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA--Kualitas udara di Jakarta pagi ini, Selasa (13/8/2019), berada dalam kategori tidak sehat.

Berdasarkan data pemantau kualitas udara internasional AirVisual pada pukul 07.00 WIB, Jakarta menempati peringkat kedua kota paling berpolusi di dunia, setelah kota Changdu di China. Tingkat polusi Jakarta pagi ini berada di atas Kota Dubai, Uni Emirat Arab dan Hanoi, VIetnam.

Adapun indeks kualitas udara (air quality index/AQI ) Jakarta pagi ini berada di angka 159. Angka tersebut menunjukkan kualitas udara di Jakarta berada dalam kategori tidak sehat (151-200) dengan kandungan polusi PM2.5 sebesar 71,5 mikrogram/m³

Ambang batas normal yang ditetapkan World Health Organization (WHO) untuk kandungan polusi atau partikel debu halus PM2.5 adalah 25 mikrogram/m³. Sedangkan ambang batas normal polusi PM2.5 yang ditetapkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) adalah 65 mikrogram/m³.

AirVisual mengimbau warga Jakarta untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan menghindari aktivitas di luar.

Data AQI diperoleh dari alat pemantau udara milik AirVisual yang ada di Kemayoran, Pegadungan, Pejaten Barat, Rawamangun, Mangga Dua, dan Kedutaan Amerika Serikat Jakarta Pusat.

AQI merupakan indeks yang digunakan AirVisual untuk mengukur tingkat keparahan polusi udara di sebuah kota. Indeks ini merupakan gabungan dari enam polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida (CO), sulfur dioksida (SO2), nitrogen dioksida (NO2), dan ozon (O3) di permukaan tanah.

Rentang nilai AQI adalah 0-500 dengan enam kategori, yakni bagus, sedang, tidak sehat bagi kelompok sensitif, tidak sehat, sangat tidak sehat, dan berbahaya. Makin tinggi nilai AQI, makin parah pula tingkat polusi udara di kota tersebut dan efeknya pun makin berbahaya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
polusi udara

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top