Hore, Penumpang MRT Dapat Tarif Khusus Parkir di Kawasan South Quarter

Direktur Pengembangan Bisnis PT Intiland Development Permadi Indra Yoga mengatakan park and ride merupakan suatu sistem yang penting bagi kota besar seperti Jakarta.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 Agustus 2019  |  17:13 WIB
Hore, Penumpang MRT Dapat Tarif Khusus Parkir di Kawasan South Quarter
Calon penumpang memasuki stasiun MRT pada hari pertama fase operasi secara komersial (berbayar) di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, Senin (1/4/2019). - ANTARA/Nova Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA - Park and ride atau fasilitas parkir khusus bagi penumpang moda raya terpadu (MRT) Jakarta resmi diluncurkan di kawasan bisnis terpadu South Quarter, Cilandak, Jakarta Selatan.

Direktur Pengembangan Bisnis PT Intiland Development Permadi Indra Yoga mengatakan park and ride merupakan suatu sistem yang penting bagi kota besar seperti Jakarta.

"Kawasan ini membantu supaya berintegrasi dengan angkutan massal sehingga dapat meningkatkan kegunaan transportasi publik,” katanya saat penandatanganan kerja sama Park and Ride di Jakarta seperti dikutip Antara, Kamis (15/8/2019).

Peluncuran park and ride tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PT Intiland Development dan PT MRT Jakarta untuk memfasilitasi masyarakat dan para pekerja kantor di sekitar area Lebak Bulus dan Fatmawati yang ingin menggunakan MRT.

Lokasi park and ride berada di kawasan perkantoran terpadu South Quarter, Jakarta Selatan. Kawasan ini berada di koridor utama TB Simatupang dan di antara Stasiun MRT Fatmawati dan Lebak Bulus.

Lokasinya terletak di sekitar 700 meter dari Stasiun MRT Fatmawati dan satu kilometer dari Stasiun Lebak Bulus.

Lahan park and ride memiliki luas 3.500 meter persegi dan mampu menampung sekitar 75 mobil dan 30 sepeda motor.

Tarif parkir kendaraan di kawasan tersebut, pengendara harus membayar Rp5.000 per hari untuk mobil, dan Rp2.000 per hari untuk motor. “Tarif khusus ini hanya berlaku bagi para penumpang MRT Jakarta pada hari tersebut,” ucap Yoga.

Selain itu, fasilitas parkir tersebut juga menyediakan layanan bus TransJakarta yang dapat mengantarkan para penumpang dari maupun menuju stasiun MRT terdekat.

Dengan demikian, Yoga berharap dengan adanya park and ride itu bisa mengurangi voulume kendaraan pribadi dan meningkatkan mobilitas para pekerja di Jakarta Selatan khususnya, untuk menggunakan transportasi publik.

Sementara itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengungkapkan bahwa kebutuhan park and ride akan semakin tinggi apalagi dengan adanya Instruksi Gubernur untuk memperluas kebijakan ganjil genap di wilayah Jakarta.

Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Direktur Pengembangan Bisnis PT Intiland Development Permadi Indra Yoga, Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar, dan Direktur PT Putra Sinar Permaja B. Chandra Maulana Makmoen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mrt, intiland

Sumber : Antara

Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top