Atap JIS Adopsi Stadion Tottenham Hotspur, Pengerjaannya Rumit

Pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) akan dibangun hingga 26 bulan mendatang. Siapa sangka, separuh dari total pengerjaan ini akan dihabiskan untuk pengerjaan atap.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 29 Agustus 2019  |  17:15 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) akan dibangun hingga 26 bulan mendatang. Siapa sangka, separuh dari total pengerjaan ini akan dihabiskan untuk pengerjaan atap.

Hal ini diungkapkan Direktur Utama Wika Gedung Nariman Prasetyo selaku pemimpin konsorsium (KSO) perusahaan pemenang tender, selepas menghadiri pre-construction meeting bersama PT Jakarta Propertindo selaku penanggung jawab proyek.

Dalam pertemuan di bilangan Kemayoran, Rabu (28/8/2019) ini, Nariman juga didampingi perusahaan anggota KSO lain, yakni Wakil Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Okky Dharmosetio [paling kanan], dan Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan Lukman Hidayat.

"Kalau dilihat lintasan kritis dalam Kurva S, pekerjaan paling kritis ada di atap buka-tutup atau atap otomatis. Karena ini teknologi yang sangat spesifik sekali, jadi dikerjakan 10 sampai 11 bulan. Berarti kira-kira hampir separuhnya durasi pengerjaan total," ungkapnya.

Menurut Nariman, lamanya pengerjaan disebabkan teknologi yang diusung JIS akan mirip dengan stadion salah satu klub raksasa Liga Premier Inggris Tottenham Hotspur.

Stadion bertajuk Tottenham Hotspur Stadium yang disebut-sebut sebagai stadion sepak bola 'ideal masa depan' ini juga baru saja rampung pada awal 2019 menggantikan stadion lama mereka, White Hart Lane.

"Teknologinya jelas belum ada di Indonesia dan ini menjadikan kebanggan kita semua kalau sudah jadi. Teknologi ini kalau di Eropa seperti Tottingham Hotspur. Nanti ada combine di atas atap itu, kita melakukan pekerjaan untuk jogging track," tambahnya.



Oleh sebab itu, pihaknya menggandeng konsultan dari luar negeri untuk penerapan teknologinya. Nantinya, bukan hanya atap saja, rumput JIS pun juga disebutnya akan menjadi hal yang istimewa dengan campuran rumput sintetis dan natural.

Seperti diketahui, durasi pembangunan JIS direncanakan rampung pada Desember 2021. Kendati demikian, Nariman optimistis menargetkan JIS rampung lebih awal, yakni pada Oktober 2021.

Seperti diketahui, pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) yang akan digarap konsorsium (kerja sama operasional/KSO) pemenang tender, PT Wijaya Karya Gedung, PT Jaya Konstruksi, dan PT Pembangunan Perumahan (PT PP) dengan nilai kontrak Rp4 triliun.

JIS merupakan salah satu janji politik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada para suporter klub sepak bola asal Ibu Kota, Persija Jakarta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jakarta International Stadium

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top