Seorang Pria Diduga Coba Bunuh Diri di Jatinegara, Apa Hubungannya dengan Transjakarta?

Seorang pria tanpa identitas diduga melakukan percobaan bunuh diri di lintasan kereta kawasan Gunung Antang, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (18/9/2019) pagi. Kini, pria tersebut dalam perawatan di  Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 September 2019  |  12:32 WIB
Seorang Pria Diduga Coba Bunuh Diri di Jatinegara, Apa Hubungannya dengan Transjakarta?
Ilustrasi - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Seorang pria tanpa identitas diduga melakukan percobaan bunuh diri di lintasan kereta kawasan Gunung Antang, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (18/9/2019) pagi. Kini, pria tersebut dalam perawatan di  Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

"Yang bersangkutan sudah sadarkan diri di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat," kata Kepala Unit Reserse Polsek Jatinegara Iptu Sagala di Jakarta, Rabu siang.

Polisi belum dapat berkomunikasi dengan pria tersebut karena masih dalam perawatan intensif tim medis. Pria ini juga belum bisa diajak bicara oleh dokter maupun perawat rumah sakit.

Menurut Sagala, pihaknya terus menyelidiki kasus itu dengan mengandalkan sejumlah petunjuk yang ditemukan dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Petunjuk yang diharapkan bisa mengungkap identitas pria itu seperti temuan sejumlah dokumen yang diduga dikeluarkan dari perusahaan PT Transportasi Jakarta dalam tas korban.

Polisi juga menemukan alat pisau cutter di sekitar tubuh korban yang diduga menjadi alat untuk mengiris nadi pergelangan tangan kiri korban yang mengalami pendarahan.

Pria tanpa identitas itu ditemukan polisi dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan pendarahan di bagian pergelangan tangan kiri.

Laporan itu didapat tim Kepolisian Jakarta Timur sekitar pukul 06.00 WIB di perlintasan kereta kawasan Gunung Antang, Jatinegara, Jakarta Timur.

Panggil Pihak Transjakarta

Untuk mengungkap jatidiri korban, Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur melakukan pemanggilan terhadap PT Transportasi Jakarta. Pemanggilan dilakukan untuk mengklarifikasi pria tanpa identitas yang diduga menjadi pegawai Transjakarta tersebut.

"Kita masih panggil orang Transjakarta-nya," kata Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Timur, AKBP Hery Purnomo, di Jakarta.

Alasan pemanggilan terhadap perwakilan dari operator transportasi publik Transjakarta itu menyusul petunjuk identitas perusahaan pada sejumlah dokumen yang dibawa pria tersebut di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Pada pemeriksaan awal, kata Hary, polisi menemukan sejumlah berkas surat rekapan laporan transaksi penjualan Bus Rapid Transit (BRT) Jak Lingko Transjakarta di dalam tasnya.

Seragam celana dan pakaian yang dipakai pria tanpa identitas itu juga mirip dengan yang biasa dikenakan pegawai Transjakarta dan operator transportasi Jak Lingko.

Untuk memastikan yang bersangkutan pegawai dari perusahaan tersebut, polisi perlu mengonfirmasi hal itu melalui perwakilan perusahaan.

Polisi sampai saat ini masih mendalami secara intensif peristiwa itu, apakah korban bunuh diri atau penganiayaan.

Pria tanpa identitas ditemukan polisi dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan pendarahan di bagian pergelangan tangan kiri.

Dugaan sementara polisi, pria tersebut mencoba bunuh diri karena ditemukan luka sayatan di bagian nadi pergelangan tangan serta temuan pisau cutter di TKP.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
transjakarta, bunuh diri

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top