HUT Ke-24 KIBIF, Gelar Kampanye Eco Friendly Bag

Bisnis.com, JAKARTA – PT Estika Tata Tiara Tbk. (KIBIF) menggelar kampanye gerakan penggunaan kantong belanja ramah lingkungan (eco-friendly bag) menandai perayaan perusahaan.
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 29 September 2019  |  13:31 WIB
HUT Ke-24 KIBIF, Gelar Kampanye Eco Friendly Bag
KIBIF Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke/24 bertajuk KIBIF 24 TAHUN MEMBERI di arena Care Free Day (CFD), di depan Stasiun MRT Sudirman Dukuh Atas, Jakarta

Bisnis.com, JAKARTA – PT Estika Tata Tiara Tbk. (KIBIF) menggelar kampanye gerakan penggunaan kantong belanja ramah lingkungan (eco-friendly bag) menandai perayaan perusahaan.

“Kami akan  terus mengedukasi konsumen tentang cara  bijak berbelanja menggunakan kantong belanja ramah lingkungan untuk mendukung program pemerintah mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai di Indonesia,” kata Direktur Pemasaran  PT Estika Tata Tiara Tbk.  Grace Adoe dalam keterangan tertulis, Minggu.

KIBIF merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24  bertajuk #KIBIF 24 TAHUN MEMBERI di arena Car Free Day (CFD), di depan  Stasiun MRT Sudirman Dukuh Atas, Jakarta, pada Minggu (29/9). 

Selain itu, perayaan juga diditandai dengan demo masak, dan tarian Zumba yang melibatkan   konsumen dan komunitas KIBIF serta masyarakat  yang ada di arena  CFD. 

Perusahaan yang telah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 10 Januari 2019  dengan ticker BEEF juga  membagi-bagikan kantong belanja ramah lingkungan kepada masyarakat.  

Menurut Grace, gerakan penggunaan kantong belanja ramah lingkungan harus  menjadi bagian dari gaya hidup dan budaya masyarakat  Indonesia. KIBIF sebagai pelopor usaha sapi model terintegrasi dari hulu ke hilir, lanjutnya, akan berkontribusi positif  untuk mengkampanyekan  penggunaan kantong belanja ramah lingkungan kepada konsumen. 

“Penggunaan kantong belanja plastik harus dikurangi dengan cara mengedukasi  konsumen secara terus-menerus tentang tradisi menjaga keasrian lingkungan,” jelas Grace. 

Dia mengatakan, masyarakat harus diingatkan tentang pentingnya menjaga dan merawat lingkungan agar tetap asri, indah, dan sehat.   Pada 2018,  lanjutnya, volume  sampah  di Indonesia  mencapai 66,5 juta ton sampah rumah tangga,  yang sebagai besar berupa  sampah plastik. 

Adapun di DKI Jakarta,  sebanyak 2,5 juta ton sampah dihasilkan setiap tahun, dengan 357.000 ton di antaranya adalah sampah plastik. 

“Sampah  plastik di  Jakarta terus meningkat setiap harinya.  Produksi sampah plastik di  Jakarta mencapai 7.400 ton  per hari,” jelas Grace. 

Dia meyakini bahwa kampanye penggunaan kantong belanja ramah lingkungan yang dilakukan KIBIF akan menjadi  gerakan perubahan gaya hidup konsumen untuk mewujudkan lingkungan yang asri. 

“Saya yakin  strategi kami sebagai produsen produk makanan bergizi  sangat  efektif  untuk  mengurangi  sampah plastik di Indonesia,” kata Grace. 

  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sampah

Editor : Bambang Supriyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top