Anies : Masjid Apung Ancol Bakal Punya Keunikan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap Masjid Apung Ancol nantinya dapat memberikan pengalaman baru kepada masyarakat yang datang berlibur ke kawasan Ancol.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 09 November 2019  |  23:47 WIB
Anies : Masjid Apung Ancol Bakal Punya Keunikan
(Dari kiri ke kanan) Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla, dan Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Teuku Sahir Syahali meresmikan tiang pancang pertama Masjid Apung Ancol di Jakarta Utara. - Bisnis/Aziz Rahardyan

Bisnis.com, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap Masjid Apung Ancol nantinya dapat memberikan pengalaman baru kepada masyarakat yang datang berlibur di kawasan Ancol.

Menurut Anies, kehadiran Masjid Apung ini dapat membuat kawasan Ancol menjadi kawasan wisata multi aspek, termasuk di dalamnya adalah cultural tourism atau wisata budaya.

"Kita berharap Ancol bukan saja jadi tempat bagi Pemprov untuk meraih pendapatan yang cukup, tapi juga fungsi sosial dan fungsi pembangunan," ungkap Anies dalam acara peletakan tiang pertama di Pantai Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (9/11/2019).

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. akan bertanggung jawab selaku pengelola kawasan sekaligus pelaksana pembangunan. Realisasi pembangunan masjid itu diperkirakan memakan waktu setahun.

Lokasinya yang menjorok dan lepas dari daratan, menjadikan masjid ini bangunan yang unik dan satu-satunya di Jakarta dengan luas area masjid 2.000 m2 yang mampu menampung hingga 2.500 orang jemaah.

Bangunan akan berbentuk segi lima yang mencerminkan rukun Islam serta jumlah waktu salat wajib dalam satu hari. Tinggi masjid 25 meter yang melambangkan 25 Nabi yang dikisahkan dalam Alquran. Pada sisi luar masjid akan terdapat enam menara yang melambangkan dasar rukun iman.

"Ini bukan masjid pertama yang dibangun dipinggir pantai dan sudah banyak masjid-masjid lain dan teknologi sudah memungkinkan untuk bisa mengukur kekuatan konstruksinya sehingga bisa aman lintas waktu," ungkap Anies.

"Karena itu desain yang disiapkan oleh Pak Andra Matin adalah desain yang membuat para pengguna masjid itu punya pengalaman bersama dengan alam. Nanti permukaan air laut yang naik turun, perubahan malam dan siang, posisi matahari atau bulan, itu semua membuat masjid ini menjadi sesuatu yang unik," tambahnya.

Turut hadir dalam acara ini, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla yang berharap pembangunan masjid apung ini bisa menjadi wisata religi baru di Ibu Kota.

Selama ini, JK menilai Ancol dikenal dengan hiburan-hiburannya. Namun, dengan masjid apung ini, selain bisa menjadi tempat wisata baru, juga dapat memenuhi kebutuhan beribadah bagi umat Muslim yang sedang berada di Ancol.

"Tadi saya katakan, dulu Ancol terasosiasi dengan hiburan. Karena jadi hiburan, keluarga, orang pun tak punya batas waktu. Dulu Ancol malam ramai, kalau sekarang siang malah lebih ramai. Itu hubungannya kebutuhan pokok waktu dan ibadah," ujar Wakil Presiden RI periode 2004 - 2009 dan 2014 - 2019 ini.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Teuku Sahir Syahali memastikan bahwa pembangunan masjid ini diproyeksi menyedot anggaran hingga Rp50 miliar ini akan memiliki teknologi ramah lingkungan.

Misalnya, menggunakan sea water reverse osmosis (SWRO), tanpa pendingin udara, memiliki penampungan dan daur ulang limbah air bekas pakai, menjamin kebersihan dengan teknik penyiraman, serta memanfaatkan teknologi sensor keran air, agar tak boros penggunaan air wudhu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ancol, masjid

Editor : M. Syahran W. Lubis
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top