Operasi Perdana, LRT Jakarta Sediakan Hiburan Buat Warga

Kereta Lintas Rel Terpadu (LRT) Jakarta resmi beroperasi secara komersil mulai Minggu (1/12/2019). PT LRT Jakarta mengajak para pelanggan berlibur dan menikmati stasiun LRT Jakarta, lewat beragam acara hiburan yang disediakan.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 01 Desember 2019  |  10:21 WIB
Operasi Perdana, LRT Jakarta Sediakan Hiburan Buat Warga
Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro (Ketiga kiri) bersama Istri Irina Justina (kedua kiri) dan Dirut PT Inka Budi Noviantoro (kiri) meninjau uji coba LRT Jabodebek di Stasiun Cibubur, Harjamukti, Depok, Jawa Barat, Kamis (28/11/2019). Progres pembangunan proyek LRT Jabodebek lintas pelayanan 1 Cibubur - Cawang telah mencapai 86% dan dalam uji coba dari Stasiun Cibubur ke Stasiun Ciracas (PP). - Antara/Asprilla Dwi Adha

Bisnis.com, JAKARTA — Kereta Lintas Rel Terpadu (LRT) Jakarta resmi beroperasi secara komersil mulai Minggu (1/12/2019). PT LRT Jakarta mengajak para pelanggan berlibur dan menikmati stasiun LRT Jakarta, lewat beragam acara hiburan yang disediakan.

Direktur Utama PT LRT Jakarta Wijanarko meyakini bahwa ridership Kereta LRT Jakarta akan semakin ramai, walaupun hari ini merupakan hari pertama pelanggan dikenakan tarif Rp5.000.

"Biasanya di hari Minggu ini cukup banyak pelanggan, dan peak kita memang ada di Sabtu dan Minggu. Tapi di weekday juga sudah mulai meningkat. Jadi kita optimis ridership meningkat," ujar Wijanarko kepada Bisnis, Minggu (1/12/2019).

Menurut Wijanarko, integrasi dengan moda transportasi lain dan mengedukasi masyarakat terkait layanan LRT, merupakan kunci utama bagi LRT Jakarta mempertahankan pelanggannya.

Oleh sebab itu, kampanye pemanfaatan dan acara-acara di stasiun LRT Jakarta, penting sebagai pendongkrak ridership. LRT Jakarta pun memulainya dengan kegiatan awal, yakni pelepasan kereta pertama secara sederhana di Stasiun LRT Pegangsaan Dua.

Dalam hal ini, LRT Jakarta bekerja sama dengan WWF Indonesia dalam memberikan pengalaman baru bagi para pelanggab, sekaligus sosialisasi tentang lingkungan dan pentingnya menggunakan transportasi umum.

Sementara agenda hiburan akan terselenggara di Stasiun LRT Boulevard Utara. Dimeriahkan oleh Angklung tanggal 1 dan 7 Desember 2019 pukul 12.00 - 13.00 WIB, Permainan Tiger Pong tanggal 1 sampai 10 Desember 2019 pukul 10.00 - 20.00 WIB, Permainan VR BOX tanggal 1 sampai 10 Desember 2019 pukul 10.00 - 20.00 WIB, dan Boneka Pando tanggal 8 Desember 2019 pukul 16.00 - 17.00 WIB.

"Kita berharap, sementara untuk target pelanggan, yaitu 7.000 orang per hari, dan 9.000 orang ketika hari libur. Target optimis tahun depan semoga bisa 14.000 penumpang per hari," tambahnya.

Wijanarko menjelaskan bahwa langkah selanjutnya yang akan diambil LRT Jakarta, yakni komersialisasi enam stasiun LRT eksisting, yakni Stasiun LRT Velodrome, Stasiun LRT Equestrian, Stasiun LRT Pulomas, Stasiun LRT Kelapa Gading Boulevard Selatan, Stasiun LRT Mal Kelapa Gading (Boulevard Utara) dan Stasiun LRT Pegangsaan Dua.

Pihaknya menargetkan awal 2020, stasiun-stasiun ini telah diisi oleh tenant, UMKM, dan pihak-pihak pendukung, seperti pelaku usaha di sekitar kawasan stasiun LRT atau pihak perbankan. Harapannya, dengan terisinya stasiun, jumlah penumpak bisa ikut melonjak.

Penunjang Gaya Hidup

Ternyata, operasi komersiL perdana Kereta LRT Jakarta tak menyurutkan langkah Ade Agustina (50), Rosianti (51), dan Eka (51) untuk pertama kali.

Ketika Bisnis temui di Stasiun LRT Velodrome, mereka mengaku kereta LRT merupakan moda transportasi yang mampu menjadi penunjang kegiatan mereka di hari libur, yakni senam pagi sembari bertemu kawan-kawan.

"Sekalian kita setelah olahraga di sini, refreshing mau nyoba rasanya naik LRT. Ke mana aja. Mungkin sambil cari sarapan di tempat makan di sekitar stasiun," ungkap Ade.

"Kemarin waktu masih gratis [uji coba] belum sempat mencoba. Sekarang mumpung kumpul semua, kita mau coba jalan-jalan naik LRT dari ujung ke ujung. Toh, harganya terjangkau sekali, cuma Rp5.000. Kita nggak keberatan," tambah Rosi menimpali.

Sementara itu, Ade menyarankan agar stasiun baiknya diisi dengan petunjuk-petunjuk yang berguna untuk penumpang yang masih baru, dan kebingungan untuk menjajal LRT Jakarta.

Misalnya, Ade awalnya sempat ragu apakah LRT Jakarta mensupport Kartu Uang Elektronik, sehingga harus bertanya ke petugas terlebih dahulu.

Ade pun baru mengerti kalau para penumpang LRT bisa membayar karcis menggunkakan kartu e-money Mandiri, Flazz BCA, TapCash BNI, Brizzi BRI, Jakcard Bank DKI, serta kartu transportasi massal besutan Pemprov DKI Jakarta Jak Lingko.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
LRT

Editor : Miftahul Ulum
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top