Gairahkan Pariwisata Kepulauan Seribu, Pemprov DKI Gandeng PHRI dan Universitas

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap universitas dan  para pengusaha hotel-restoran mampu ikut mengembangkan empat poin pendongkrak pariwisata di Kepulauan Seribu.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 04 Desember 2019  |  13:43 WIB
Gairahkan Pariwisata Kepulauan Seribu, Pemprov DKI Gandeng PHRI dan Universitas
Pulau Pelangi, Kepulauan Seribu - Pemprov DKI

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap universitas dan  para pengusaha hotel-restoran mampu ikut mengembangkan empat poin pendongkrak pariwisata di Kepulauan Seribu.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menandatangani perjanjian kerja sama dengan Universitas Indonesia, Universitas Nasional, serta Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di Balairung Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Anies menjelaskan bahwa empat poin tersebut yakni terkait Pembinaan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Objek, dan Daya Tarik Wisata, serta Pelestarian Lingkungan Hidup di Kabupaten Kepulauan Seribu.

Anies mengingatkan fokus utama pengembangan Kepulauan Seribu ada pada poin pengembangan SDM.

Hal itu dipaparkan Anies di depan Wakil Rektor Universitas Nasional bidang Administrasi Umum, Keuangan dan SDM, Prof. Dr. Eko Sugianto, Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Krishnadi K, dan Kasubdit Kerja Sama Pemerintah Direktorat Kerja Sama Universitas Indonesa, Suryadi Muhammad T.

“Kita semua berharap dari kerja sama ini kita bisa meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia kita, kita berharap ada efek pada kemampuan berkarya dari masyarakat dan jajaran Pemprov DKI,” ujar Anies.

Terkait dengan pengembangan pariwisata, Jakarta diharapkan terus menjadi pintu gerbang Indonesia untuk keluar masuknya tamu dan kegiatan hingga 50 tahun ke depan. Dengan demikian potensi pariwisata dapat sekaligus berkembang. 

“Saya perlu garis bawahi, kedatangan masyarakat internasional ke Indonesia itu punya komponen nature dan culture, Jakarta ini Alhamdulillah punya dua-duanya, nature ada di pulau seribu, unsur culture ada di daratan,” jelas Anies. 

“Kita siapkan secara baik bukan saja tempat tujuan wisatanya tapi justru orang-orang yang akan mengelola kegiatan pariwisata itu. Karena kita menyadari persis pada akhirnya ini soal manusianya dan kita berharap sistem pendidikan kita lebih memungkinan agar warga kita lebih bisa manyapa dan berkomunikaai dengan masyarakat internasional,” tambah Anies.

Anies juga mengapresiasi Universitas Indonesia, Universitas Nasional dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia yang bersedia terjun langsung membina para calon duta wisata dan warga, khususnya di Kepulauan Seribu.

Anies berterima kasih atas bantuan mereka untuk Kepulauan Seribu yang memang tengah menjadi prioritas pemerintah pusat.

“Saya terima kasih dan apresiasi kepada dua kampus yang terlibat, dan asosisasi, kalau asosiasi bawa pengalaman bawa praktik di lapangan, kampus membawa conseptual framework dan best practice untuk dimanfaatkan di Jakarta, mari pastikan tanda tangan ini jadi active MoU,” ungkap Anies.

Adapun objek kerja sama nantinya terdapat pada pelaksanaan vokasi bidang pariwisata meliputi beberapa materi antara lain :

  • materi sadar wisata
  • materi pemandu wisata
  • pelatihan bahasa asing
  • pembinaan pengembangan wisata seperti produk pelayanan dan pengelolaan
  • teknik pengemasan industri kreatif
  • pelatihan pengembangan seni kreatif
  • pemasaran berbasis teknologi informasi, serta
  • monitoring dan evaluasi

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
anies baswedan, pulau seribu

Editor : Saeno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top