Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gedung Empat Lantai Roboh Seketika, 11 Orang Jadi Korban

Firman (22) pegawai minimarket tersebut awalnya mendengar suara gemuruh seperti tikus lewat dari atap mini market, tujuh hingga sepuluh menit sebelum bangunan itu ambruk.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 06 Januari 2020  |  14:07 WIB
Mini market yang tertimpa reruntuhan gedung yang ambruk di Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, Senin (6/1/2020). - Antara/Devi Nindy
Mini market yang tertimpa reruntuhan gedung yang ambruk di Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, Senin (6/1/2020). - Antara/Devi Nindy

Bisnis.com, JAKARTA — Pegawai minimarket gedung yang ambruk di Jalan Brigjen Katamso, Kota Bambu Selatan, Palmerah Jakarta Barat menceritakan kronologi peristiwa yang dialaminya.

Firman (22) pegawai minimarket tersebut awalnya mendengar suara gemuruh seperti tikus lewat dari atap mini market, tujuh hingga sepuluh menit sebelum bangunan itu ambruk.

Saat itu kata Firman beberapa pegawai tengah memasok barang di gudang yang terletak di lantai 2 bangunan.

"Tiba-tiba saja atasan saya melihat tembok sudah mulai retak, saat itu juga kami semua langsung mengevakuasi diri," kata Firman.

Pegawai lainnya Rizal (28) mengatakan bahwa saat melihat atap retak, para pegawai langsung mengevakuasi pembeli.

"Saat itu juga semua pembeli langsung kita suruh keluar, enggak berselang lama gedung langsung rubuh," kata Rizal.

Dalam waktu selang 7-10 detik setelah para pembeli dan karyawan berhasil mengevakuasi diri, gedung tersebut ambruk seketika.

Saat ini, jalur Jalan Brigjen Katamso mengarah Kemanggisan masih tetap dibuka, sementara jalur yang mengarah ke Tanah Abang dibuka sebagian demi alasan keamanan.

Gedung empat lantai yang roboh di Jalan Brigjen Katamso Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, Senin pagi dipergunakan sebagai minimarket.

Kondisi gedung tersebut kini ambles dari lantai teratas sampai lantai kedua gedung.

Sedangkan lantai dasar gedung yang dijadikan minimarket terlihat tidak hancur sepenuhnya. Beberapa kendaraan tampak tertimpa reruntuhan.

11 Korban

Sebanyak 11 orang menjadi korban gedung ambruk di Jalan Brigjen Katamso, Kota Bambu Selatan, Palmerah Jakarta Barat, Senin pagi.

Direktur Operasi Basarnas, Brigjen TNI (Mar) Budi Purnama mengatakan seluruh korban berhasil dievakuasi dan telah dibawa ke dua rumah sakit di Jakarta.

"Total korban 11 terdampak yakni 8 orang dari dalam gedung dan 3 orang dari luar gedung," kata Budi di Jakarta, Senin.

Budi menyebut tiga orang dievakuasi mandiri oleh warga dan lima korban yang terjebak di dalam gedung dievakuasi oleh anggota kepolisian.

Badan SAR Nasional (Basarnas) menilai kondisi gedung ambruk di Jalan Brigjen Katamso, Kota Bambu Selatan, Palmerah Jakarta Barat masih labil sehingga tidak aman untuk didekati.

Oleh karenanya, pengamatan dan penyelamatan yang dilakukan oleh anggota Basarnas, pemadam kebakaran dan anggota kepolisian setempat dilakukan dari luar gedung.

"Kita akan lakukan sekali lagi assessment (penilaian) pengamatan dari luar," kata Direktur Operasional Badan SAR Nasional (Basarnas) Brigjen Budi Purnama di Jakarta, Senin.

Adapun satu alat berat "crane" milik petugas damkar dikerahkan untuk mengamati sekeliling gedung dan melihat adanya korban yang masih terjebak.

Budi menyebut tulang-tulang pada gedung yang ambruk sudah tidak tersambung satu sama lain.

"Ini juga sudah terlalu lama dan kelihatan beton sudah lapuk dan basah. Dari 'enginering' kita, Damkar dan Basarnas nilai enggak aman," kata dia.

Sebelumnya, gedung empat lantai ambruk di Jalan Brigjen Katamso Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, Senin pagi yang dipergunakan sebagai minimarket.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gedung roboh

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top