Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bursa Dirut Transjakarta, Pemprov Cari Lagi Pengganti Agung

Setelah membatalkan penunjukkan Donny Andy S. Saragih sebagai pengganti Agung Wicaksono, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal menyaring lagi nama-nama potensial dirut PT. Trans Jakarta.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 28 Januari 2020  |  17:23 WIB
Agung Wicaksono (kiri) saat mendampingi siswa Sekolah Dasar Sampoerna Academy mengunjungi kantor pusat TransJakarta, di Jakarta, Selasa (25/6/2019). - Bisnis/Himawan L Nugraha
Agung Wicaksono (kiri) saat mendampingi siswa Sekolah Dasar Sampoerna Academy mengunjungi kantor pusat TransJakarta, di Jakarta, Selasa (25/6/2019). - Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Setelah membatalkan penunjukkan Donny Andy S. Saragih sebagai pengganti Agung Wicaksono, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal menyaring lagi nama-nama potensial dirut PT. Transportasi Jakarta.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta selaku pemegang saham utama Badan Usaha Milik Daerah bidang angkutan jalan ini membatalkan penunjukan Donny akibat terkait perkara pidana.

Kini Pemprov DKI Jakarta menunjuk Direktur Teknik dan Fasilitas Transjakarta Yoga Adiwinarto sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Transjakarta.

"Kita akan asesmen ulang, tes ulang. Siapa tahu bisa jadi Pak Yoga yang sekarang ikut juga. Kita belum tahu," ungkap Sekretaris Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP-BUMD) DKI Jakarta Riyadi, Selasa (28/1/2019).

Riyadi menjelaskan bahwa pihak Pemprov DKI sebenarnya telah mengupayakan nama-nama terbaik untuk menggantikan posisi Agung Wicaksono. Donny adalah salah satunya.

Donny yang merupakan mantan Direktur Operasional PT Eka Sari Lorena Transport pernah mengikuti tes kelayakan dan kepatutan untuk menjadi direksi Transjakarta pada 4 Juli 2018.

Inilah yamg membuat nama Donny masuk ke talent pool ketika Agung mengajukan pengunduran diri, "Prestasi Pak Agung bagus. Tapi dia punya alasan pribadi yang kita tidak bisa cegah," ujar Riyadi.

"Pak Agung mundur tanggal 12 [Desember 2019] baru tanggal 23 [Januari 2020] diganti, berarti satu bulan lebih. Satu setengah bulan, lah. Ini bisa diartikan juga gubernur menimbang-nimbang dulu diterima atau tidak. Logikanya kan begitu. Kalau mau ganti, besoknya juga bisa diganti," jelas Riyadi.

Riyadi mengungkap dasar memasukkan nama Donny dalam talent pool yakni pengalamannya di bidang transportasi jalan dan pertimbangan hasil tes kepatutan dari konsultan independen.

Hal itu pun telah melalui mekanisme seleksi tim panitia seleksi berisi lima orang, yakni dari lingkup akademisi, dua praktisi bidang usaha atau bisnis, mantan komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi, dan perwakilan BP-BUMD.

Oleh sebab itu, Riyadi mengaku Pemprov DKI tergolong 'kecolongan' karena hanya melihat dari sisi kompetensi teknis.

Kepatutan terhadap hukum yang Donny tandatangani dalam berkas seleksi pun menjadi dasar Pemprov DKI menganulir penunjukannya sebagai Dirut Transjakarta.

"Kalau yang diisi [surat pernyataannya] tidak benar kan berarti bohong. Masak mau jadi pengurus BUMD, bohong. Nanti BUMD-nya kasihan kalau pimpinannya suka bohong," tegas Riyadi.

Oleh sebab itu, Riyadi mengungkap Pemprov DKI Jakarta akan kembali menyaring nama-nama yang pantas menggantikan Agung dan meneruskan perjuangannya memimpin Transjakarta.

"Kita ingin prestasi yang sudah bagus dilanjutkan. Integrasi dan JakLingko segala macam antara Moda Raya Terpadu (MRT), BRT Transjakarta, dan Lintas Rel Terpadu (LRT) yang di Rawamangun kan masih pendek itu," ujar Riyadi.

"Agung juga berprestasi menghasilkan integrasi dengan MRT di simpang CSW (Centrale Stichting Wederopbouw), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kemudian jumlah penumpang Transjakarta per hari meningkat. Ini yang harus diteruskan," tutur Riyadi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

transjakarta
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top