Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Banjir Bikin Jakarta Lumpuh

Sejumlah alat transportasi di daerah Tanah Abang, Jakarta Pusat enggan melewati sejumlah titik.
Andya Dhyaksa
Andya Dhyaksa - Bisnis.com 25 Februari 2020  |  08:55 WIB
Sejumlah karyawan menunggu angkutan umum di kawasan Sudirman Jakarta Pusat Selasa (25/2/2020). Angkutan umum sulit didapat karena Jakarta kebanjiran. JIBI/Bisnis - Anya Dhyaksa
Sejumlah karyawan menunggu angkutan umum di kawasan Sudirman Jakarta Pusat Selasa (25/2/2020). Angkutan umum sulit didapat karena Jakarta kebanjiran. JIBI/Bisnis - Anya Dhyaksa

Bisnis.com, JAKARTA - Tingginya curah hujan dalam satu hari terakhir membuat Jakarta pagi ini, Selasa (25/2/2020), lumpuh.

Sejumlah alat transportasi di daerah Tanah Abang, Jakarta Pusat  enggan melewati sejumlah titik.

Misalnya ke daerah Karet, tempat saya bekerja di sekitar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sejak awal di stasiun Tanah Abang, petugas di stasiun telah mengumumkan bahwa kereta menuju Manggarai dan Kampung Bandan tak bisa beroperasi hingga waktu yanh belum bisa ditentukan.

Saya pun mencoba alternatif lain, menggunakan angkutan kota (angkot). Toh, hasilnya sami mawon. Semua Mikrolet yang menuju ke arah Karet, juga tak beroperasi. Alasannya, aliran sungai di dekat Stasiun Karet meluap.

Usaha untuk naik Transjakarta pun beroleh hasil nihil. Menurut petugas Transjakarta, angkutan tersebut juga tak beroperasi di banyak rute.

"Ada 37 rute yang tidak jalan. Ketutup air (jalannya)," ucap seorang petugas.

Hingga berita ini diturunkan, masih banyak orang yang menunggu angkutan umum. Beberapa di antaranya, menanyakan rute alternatif ke sejumlah petugas, seperti petugas Kemenhub atau Transjakarta.

Taksi dan moda transportasi online juga sulit didapat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta hujan
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top