Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Korban Banjir Bekasi Dimudahkan Urus Surat Kendaraan

Korban banjir di wilayah Kabupaten Bekasi bisa mengurus surat-surat kendaraan yang rusak atau hilang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Februari 2020  |  15:40 WIB
Loket khusus pelayanan STNK korban bencana banjir di Kantor Samsat Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. - ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Loket khusus pelayanan STNK korban bencana banjir di Kantor Samsat Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. - ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

Bisnis.com, CIKARANG - Korban banjir di wilayah Kabupaten Bekasi mendapat kemudahan untuk mengurus surat-surat kendaraan mereka.

Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memberikan kemudahan pengurusan surat kendaraan bermotor bagi korban banjir yang mengalami kehilangan maupun kerusakan. Mereka dapat mendatangi kantor Samsat yang berada di Jalan industri, Desa Pasirgombong, Cikarang Utara.

Kepala Tim Pengawasan Khusus Samsat Kabupaten Bekasi Aiptu Herwanto di Cikarang, Kamis (27/2/2020) mengatakan pemohon tetap diwajibkan melengkapi persyaratan untuk pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) rusak akibat banjir.

Syarat tersebut di antaranya melampirkan dokumen yang rusak baik STNK, Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), maupun Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli pemilik.

Pemohon STNK rusak akibat banjir juga diminta membawa surat pengantar atau surat keterangan dari RT/RW setempat.

"Untuk yang korban banjir kita bantu percepat. Kalau prosedur tetap sama, harus ada KTP, BPKB, cek fisik, laporan hilang. Itu harus ada," kata Herwanto.

Menurut Herwanto percepatan yang dimaksud yaitu dengan menyiapkan loket khusus bagi pengurus STNK yang rusak akibat banjir.

Kanit Samsat Kabupaten Bekasi Bait Ferdinand mengatakan untuk penerbitan STNK hilang karena banjir masyarakat diminta melaporkan kehilangan kepada Polsek atau Polres setempat.

"Wajib melampirkan surat kehilangan dengan mengurus penerbitan STNK hilang dan dilengkapi KTP pemilik kendaraan, fotokopi STNK yang hilang, dan BPKB asli," kata Bait.

Bagi warga yang ingin mengurus STNK rusak atau hilang Bait menyarankan agar datang langsung ke Kantor Samsat Kabupaten Bekasi.

"Silakan datang dengan membawa persyaratan. Kami layani mulai dari pukul 08.00 sampai dengan 14.00 WIB. Itu untuk Senin sampai dengan Jumat. Kalau Sabtu pukul 8 pagi sampai 11 siang," kata Bait.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bekasi banjir

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top