Operasi Pasar Murah di Jakarta Ditunda, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

Kendati upaya Pemprov DKI Jakarta menstabilkan harga bahan pokok lewat Operasi Pasar (OP) di tengah pandemi Virus Corona (Covid-19) menemui kendala, masyarakat diharapkan jangan panik karena stok masih terjaga.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 22 Maret 2020  |  18:49 WIB
Operasi Pasar Murah di Jakarta Ditunda, Masyarakat Diminta Tetap Tenang
Aktivitas pedagang beras - Bisnis/Arief Rahman

Bisnis.com, JAKARTA - Kendati upaya Pemprov DKI Jakarta menstabilkan harga bahan pokok lewat Operasi Pasar (OP) di tengah pandemi Virus Corona (Covid-19) menemui kendala, masyarakat diharapkan jangan panik karena stok masih terjaga.

Seperti diketahui, sebelumnya Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) menggandeng Perum Bulog, Sugar Group, dan Tim Satgas Pangan tengah menggelar OP di 20 pasar mulai Sabtu (21/3/2020) hingga Selasa (24/3/2020).

Namun demikian, Plt Kepala PPKUKM Provinsi DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo mengungkapkan kendala pelaksanaan OP selama dua hari ini mengharuskan pelaksanaan OP pada Senin dan Selasa di 10 pasar tersisa, akan ditunda sementara waktu.

"Yang menjadi masalah adalah mengatur masyarakat [ketika mengantre dan berbelanja]. Di tengah kondisi begini kita harus waspada. Wabah [Covid-19] ini sangat ganas. Tujuan kita baik," ujarnya kepada Bisnis, Minggu (22/3/2020).

Elisabeth menjelaskan pihaknya akan menggodok lagi pelaksanaan teknis OP agar mampu menerapkan standar social distancing measure sesuai anjuran World Health Organization (WHO), yakni sekitar 1 meter antarwarga.

Oleh sebab itu, Elisabeth mengimbau masyarakat tetap tenang karena kendala OP hanyalah masalah teknis, bukan bersumber dari keadaan stok komoditas.

"Bahan Pangan yang tersedia di OP adalah Gula, beras berbagai tipe, minyak goreng, dan terigu. Data OP menyatakan barang stok yang disiapkan habis semua, berarti masyarakat memang butuh," tambahnya.

Sebelumnya, bahan pokok yang dijual ketika OP di antaranya Beras medium ukuran 5 kg Rp 45.000, Beras medium ukuran 50 kg Rp 415.000, Beras premium ukuran 5 kg Rp 61.000, Tepung terigu: Rp 8.500/kg, Minyak goreng Rp 11.500 per liter, Gula pasir: Rp 12.500 per kg.

OP sebelumnya terlaksana di sepuluh pasar pada Sabtu (21/3/2020) hingga Minggu (22/3/2020) di Pasar Cibubur, Pesanggrahan, Nangka Bungut, Sukapura, Kalideres, Ciracas Lenteng Agung, Johar Baru, Rawa Badak, Asem Reges.

Sementara pelaksanaan OP yang ditunda, rencananya akan berada di sepuluh pasar lain pada Senin (23/3/2020) dan Selasa (24/3/2020) di Pasar Pal Meriam, Cidodol, Kantor Kecamatan Tanah Abang, Pademangan Barat, Tambora, Pondok Bambu, Bukit Duri, Gondangdia, Tugu, Slipi.

Pemprov DKI masih berharap besar OP mampu memberikan ketenangan bagi masyarakat dalam mencukupi kebutuhan bahan pokoknya sehingga tidak terjadi panic buying di tengah pandemi Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jakarta, operasi pasar

Editor : Andhika Anggoro Wening
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top