Cegah Penularan Covid-19, Transjakarta Atur Jarak Antarpenumpang

Sejumlah petugas tampak berjaga untuk memastikan sejumlah penumpang menerapkan praktik social distancing measure terkait pencegahan penyebaran Covid-19 di ruang tunggu halte.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 23 Maret 2020  |  09:35 WIB
Cegah Penularan Covid-19, Transjakarta Atur Jarak Antarpenumpang
Bus Transjakarta melintas di Jalan MT Haryono, Jakarta, Selasa (6/8/2019). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Halte Transjakarta Salemba UI, Senin (23/3/2020), terpantau dalam kondisi aman dan lancar pada pukul 09.00 WIB.

Sejumlah petugas tampak berjaga untuk memastikan sejumlah penumpang menerapkan praktik social distancing measure terkait pencegahan penyebaran Covid-19 di ruang tunggu halte.

Dari pantauan Bisnis, sejumlah bus Transjakarta beroperasi seperti biasa sehingga tidak ada penumpukkan penumpang di halte, sehingga jarak antar penumpang terlihat senggang satu samapai dua meteran.

Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT TransJakarta, Nadia Diposanjoyo mengemukakan bahwa bus akan beroperasi dengan jumlah seperti biasanya sesuai dengan jam operasional masing-masing koridor. 

"Tidak benar ada pembatasan, kami arahkan bus yang beroperasi untuk memastikan kecukupan sosial distancing di rute-rute yang beroperasi di seluruh koridor sesuai jam operasional," tuturnya kepada Bisnis, Senin (23/3/2020).

Menurut Nadia, yang dibatasi itu bukanlah armada, tetapi jumlah orang yang mengantre di dalam halte agar social distancing bisa berjalan dengan baik.

Dia memastikan semua pengguna Transjakarta akan terlayani dengan baik, meskipun diterapkan social distancing di seluruh koridor.

"Jadi kalau ada antrean sampai di luar itu, karena kami ingin memastikan antrian di dalam halte tidak bersesakan. Kami upayakan agar semua terlayani sesuai dengan keterbatasan yang ada," katanya.

Nadia juga berharap layanan Transjakarta hanya digunakan masyarakat untuk kebutuhan darurat saja hingga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan keadaan darurat tanggap covid-19 selesai.

"Karena pada prinsipnya tinggal di rumah lebih baik bagi kita dan keluarga pada saat seperti ini kecuali dalam keadaan darurat," ujarnya.

Peta Kasus COVID-19 di Jakarta

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
transjakarta, Virus Corona

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top