Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Baca Review Sebelum Belanja Online, Agar Tak 'Beli Kucing dalam Karung'

Ulasan memainkan peran penting bagi seorang pembeli. Menurut econsultancy.com, pada umumnya sekitar 61 persen pembeli akan membaca ulasan online sebelum membuat keputusan pembelian atau pemesanan suatu produk.
Media Digital
Media Digital - Bisnis.com 06 April 2020  |  21:35 WIB
RajaBacklink.com
RajaBacklink.com

Bisnis.com, JAKARTA - “Jangan pernah membeli kucing dalam karung”. Ini adalah petuah yang lazim disampaikan sebagai ajaran agar bijak saat membeli sesuatu.

Terlebih tatkala berbelanja di ranah online, yang tak dapat dilihat dan diraba secara langsung. Maka, calon pembeli umumnya akan mengandalkan pengakuan para konsumen sebelumnya ataupun review dari blogger.

Ulasan memainkan peran penting bagi seorang pembeli. Menurut econsultancy.com, pada umumnya sekitar 61 persen pembeli akan membaca ulasan online sebelum membuat keputusan pembelian atau pemesanan suatu produk.

Sedangkan di Indonesia, ada sekitar 95 persen pembeli mengkaji suatu produk atau layanan melalui ponsel.

Owner RajaBacklink.com, Ir. Tonton Taufik, MBA mengatakan, adalah penting bagi pengusaha online untuk mendapat review positif dari blogger.

Menurutnya, review positif dari blogger bisa mempengaruhi calon konsumern untuk membeli sesuatu.

“Saat ini banyak orang, sebelum membeli, selalu mencari review dahulu. Agar tahu, apakah perusahaannya penipu atau riil, apakah produknya disukai oleh orang banyak atau tidak.”

“Jadi kesimpulannya, membuat opini positif tentang produk bisa membuat produk dianggap direferensikan oleh yang pernah beli,” tutur Tonton, yang menekuni Internet Marketing sejak 1999.

Di Indonesia, yang merupakan salah satu negara pengguna internet terbanyak, rata-rata sekitar 70 persen pembeli mempercayai ulasan pelanggan lain walaupun disampaikan oleh konsumen yang tidak mereka kenal, menurut trustklik.com.

Para pembeli bahkan mempercayai ulasan pelanggan 12 kali lebih besar dibandingkan keterangan produk yang berasal dari produsen. Selain itu ulasan yang positif tentu akan mempengaruhi keputusan pembeli.

Menurut Bright Local, sekitar 74 persen pembeli mengungkapkan jika ulasan yang positif membuat mereka akan semakin mempercayai produsen tersebut.

Sedangkan di Indonesia, sekitar 87 persen pembeli akan terpengaruh ulasan positif. Semakin tinggi kepercayaan pembeli pada sebuah produsen, tentu akan mendorong mereka untuk membeli produk dari produsen tersebut.

Guna memancing perhatian calon pembeli, Tonton berbagi dua resep sukses dalam internet marketing. “Hendaknya situs penjualan kita terlihat cantik, di mata konsumen, maka konten perlu diperbanyak, karena di masa ini konten adalah raja. Jika konten statis, hanya diperbaharui setahun sekali maka tidak menarik bagi konsumen,” ujarnya sebagaimana dikutip SWA.

Kiat kedua, adalah membuat artikel di blog orang lain menggunakan jasa backlink yang terpercaya, yang paling aman yaitu menggunakan marketplace blogger di rajabacklink.com, terdapat ribuan blogger dari sabang sampai merauke.

Dengan bertransaksi di marketplace, keamanan transaksi dari advertiser dan blogger terjamin. Advertiser tidak kehilangan uang, tidak akan ditipu oleh blogger dan blogger dipastikan dibayar jika sudah mengerjakan review produk yang diminta.

“Beberapa situs yang saya kelola menggunakan jasa blogger untuk mereview secara positif, sehingga pembaca tertarik untuk membeli,” pungkas peraih gelar MBA dari ITB tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

marketing belanja online marketplace
Editor : Media Digital
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top