Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Selama PSBB, Gubernur Anies Jamin 5 Bahan Pokok Ini Tersedia

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai membagikan paket bantuan pangan untuk warga miskin dan rawan miskin Ibu Kota, sebelum resmi memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 09 April 2020  |  10:20 WIB
Pedagang menata beras di Pasar Tradisional Pinasungkulan, Manado, Sulawesi Utara, Senin (29/4/2019). - ANTARA/Adwit B Pramono
Pedagang menata beras di Pasar Tradisional Pinasungkulan, Manado, Sulawesi Utara, Senin (29/4/2019). - ANTARA/Adwit B Pramono

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hari ini mulai membagikan paket bantuan pangan untuk warga miskin dan rawan miskin di Ibu Kota, sebelum resmi memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Kelautan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Darjamuni menjelaskan per hari ini paket sembako disalurkan langsung ke RW–RW di seluruh wilayah Provinsi DKI Jakarta melibatkan TNI/Polri dan jajaran aparat keamanan.

"Pemberian bantuan pangan dimaksud diharapkan dapat menjamin kebutuhan dan kecukupan pangannya saat status PSBB diterapkan. Masyarakat tetap tinggal di rumah dan bahan pangan akan langsung diantar oleh petugas pengantar," jelas Darjamuni dalam keterangannya, Kamis (9/4/2020).

Selain bantuan pangan, Darjamuni mengungkap distribusi pangan bersubsidi untuk masyarakat tertentu juga akan dilakukan secara online.

"Perumda Pasar Jaya berkolaborasi dengan ojek online akan mendistribusikan kepada para penerima manfaat pangan bersubsidi. Sedangkan [Badan Usaha Milik Daerah] lain, PT Food Station Tjipinang Jaya dan PD Dharma Jaya menjamin ketersediaan stoknya," tambahnya.

Darjamuni menjelaskan Pemprov DKI Jakarta menjamin ketersediaan pangan bagi warga Jakarta selama PSBB diberlakukan. Darjamuni pun menggambarkan ketersediaan atau stok pangan di DKI Jakarta saat ini sebagai berikut:

1. Beras

Darjamuni mengungkap beras masuk di Jakarta melalui Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) dan PT Food Station Tjipinang Jaya setiap hari kurang lebih 3.000 ton. Stok Beras yang ada saat ini di Bulog, PT Food Station Tjipinang Jaya, dan Pasar Induk Beras Cipinang saat ini sekitar 254.891 ton.

"Untuk persiapan Ramadan dan Idulfitri PT Food Station Tjipinang Jaya merencanakan stok sebanyak 25.000 ton, PIBC 200.000 ton dan Bulog 220.000. Artinya DKI Jakarta akan memiliki stok beras sebanyak 445.000 ton. Cukup untuk 5 bulan ke depan," jelasnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan./Dok. Pemprov DKI

2. Gula Pasir

Saat ini Pemerintah telah membuka keran impor bahan gula (raw sugar) yang akan diolah menjadi gula pasir konsumsi. Pada Maret 2020 gula pasir lokal telah masuk ke Jakarta.

PT Food Station Tjipinang Jaya dan Bulog hingga Idulfitri 2020 telah mempersiapkan stok gula pasir sebanyak 5.733 ton. Stok tersebut ditambah dengan stok gula yang ada di distributor maka gula pasir di Jakarta hingga Idulfitri 2020 dijamin aman.

3. Daging Sapi

Darjamuni menyebut kebutuhan daging sapi menjelang Ramadan dan Idulfitri diperkirakan juga meningkat, PD Dharma Jaya memiliki kuota import daging sapi Australia.

"Dengan stok yang ada di Importir/distributor daging sapi dan Bulog [daging kerbau], kebutuhan daging sapi hingga Idulfitri dijamin aman. Stok tersedia saat ini 9.808 ton."

4. Minyak Goreng

Darjamuni memastikan stok minyak goreng yang ada di BUMD PT Food Station Tjipinang Jaya, Bulog, dan distributor minyak goreng jumlahnya cukup untuk kebutuhan warga Jakarta hingga Idulfitri 2020. Pantauan petugas di pasar tradisional dan pasar swalayan stok minyak goreng melimpah.

5. Telur, Bawang Merah, Cabai, Sayuran, dan Buah

Karena kondisinya tidak dapat distok, untuk itu keberadaan pasokan sangat tergantung dengan kelancaran distribusinya dari daerah produsen.

"Terkait hal ini, BUMD pangan DKI Jakarta (PT Food Station Tjipinang Jaya, Perumda Pasar Jaya, PD Dharma Jaya) telah melakukan kontrak farming business to business dengan para petani atau Gapoktan dari berbagai daerah produsen pangan," jelasnya.

Hal ini juga didukung oleh para pelaku usaha pangan yang juga memiliki link perdagangan pangan segar dengan petani dan para pedagang pangan didaerah produsen. Darjamuni pun menyebut distribusinya ke Jakarta akan aman dan lancar dengan jaminan Pemerintah dan dukungan Kepolisian.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anies baswedan bahan pokok Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top